Author Topic: Sebutir Batu (Parabola dari sisi berbeda)  (Read 674168 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
JENIS ATAU TYPE PEMANTUL PADA ANTENNA MICROWAVE
« Reply #160 on: February 23, 2008, 12:00:15 pm »
JENIS ATAU TYPE PEMANTUL PADA ANTENNA MICROWAVE

Sebetulnya saya sangat sungkan untuk mengungkap ini sekali lagi dan sekali lagi, tapi saya tidak bisa mengelakkan diri dari perasaan kecewa saya.

Sering di forum lain atau bahkan di forum ini sering memakai istilah yang kalang-kabut dan seadanya. Jadi terkesan kacau. Saya agak was-was jika ada yang sempat mengintip forum ini dan melihat hal-hal tersebut.
Saya yakin bahwa bukannya kita tidak faham, tapi adalah kurang serius dan memandang kecil masalah tersebut dan tergesa-gesa beranjak ke tataran yang lebih menantang dan mebanggakan.
Tapi akibat dari itu adalah sangat fatal, seperti paktua dulu sering menyampaikan, sangat sedikit orang kita yang bisa membedakan antara Sanyo dengan Pompa Air atau Supermi dengan Mie Instan. Sehingga dalam penalaran serta logika pada tahap lebih lanjut sangatlah keliru. Serta terkadang membuat modifikasi yang tidak perlu dan secara teknis malah tak ada gunanya, akan tetapi justru mengabaikan hal-hal yang dipandang sepele padahal secara teknis itu adalah utama.
Sering kali  saya menyampaikan pendapat tentang suatu rekayasa tetapi selalu dijawab :

“tapi.. buktinya itu bisa…!”

Saya sangat cemas dan prihatin mengenai hal ini. Yang disampaikan itu bukanlah suatu ‘bukti’ tetapi adalah suatu keadaan yang belum kita fahami secara mendasar
Mencoba itu baik, Trial n error itu bisa dipakai untuk hal hal harus kita lakukan jika tidak mempunyai peralatan yang memadai.

Akan tetapi, seyogyanya Trial n Error serta modif atau atapun coba-coba itu haruslah dilakukan dengan logika yang mapan dan mendasar. Kita bisa mencoba menaikkan gain dengan mengganti mesh dengan aluminium sheet, ini masuk akal…, akan tetapi menambah ‘sayap’ pada piringan parabola sehingga menjadi lebih besar itu adalah sia-sia dan sangat tidak masuk akal, sama halnya dengan menutup lubang pada tengah reflector dish solid dengan plat logam. Ini adalah tidak masuk akal dan sangat tidak logis.

Karena apa ?

Alasannya adalah seperti telah ada didalam penjelasan Pak Tua terdahulu mengenai fokus dan parabola. Menambah  sayap hanya akan menambah ‘deep’ serta pantulan dari sayap tersebut tidak akan masuk dalam celah feedhorn karena lubang tersebut hanya mempunyai bukaan 90 derajat saja, lagi pula, seandainya bisa ini akan sangat kecil pengaruhnya karena bagian pinggir ini hanyalah bagian ‘tergelap’ dari seluruh parabola.
Bagaimana dengan menutup lubang parabola di tengah dengan metal plat….?, ini akan lebih sia sia karena bagian tengah itu tidak akan punya pengaruh apapun dikarenakan tidak ada signal yang bisa dipantulkan akibat terhalang oleh punggung LNB.
Secara umum saya juga agak kecewa karena tulisan saya hanya dibaca dan tidak ada yang menyangkal.
Salah satunya, pada tulisan terdahulu saya tulis bahwa Pemantul(Reflector) yang dangkal mempunyai gain yang lebih baik dari pemantul yang mempunyai cekungan dalam.
Saya heran kenapa tidak ada yang bertanya… Kenapa….? Dan apa alasannya..!

Baiklah kita bahas itu di waktu mendatang dan sekarang kita akan bicarakan hal yang lebih sederhana yaitu reflektor itu.
Banyak simpang siur mengenai ini tapi saya hanya berceritera mengenai prinsipnya saja.

Yaitu Reflektor dan titik Focus
Ini adalah dua hal dalam penggolongan jenis parabola itu.
Mengenai reflektornya bisa digolongkan dalam reflektor tunggal atau ganda
Mengenai penempatan LNB pada titik fokusnya bisa digolongkan dalam Fokus Prima (Prime Focus) serta Fokus Samping (Offset Focus)
Reflektor sekunder pada model reflektor ganda ada dua model yaitu hyperbola dan parabola

Jadi jenisnya adalah :

* Reflektor tunggal fokus prima (Prime Focus Dish)
* Reflektor tunggal fokus samping (Offset Focus Dish)
* Reflector ganda dengan reflector sekunder hyperbola disebut Cassegrain
* Reflector ganda dengan reflector sekunder parabola atau disebut Gregorian

Masing masing dibuat dengan kelebihan dan kekurangannya.

Salam

CASPER

« Last Edit: February 28, 2008, 03:38:26 am by CASPER »
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
GERHANA DIATAS PIRING
« Reply #161 on: February 23, 2008, 04:30:49 pm »
Gerhana diatas piring,

Jika kita amati, reflektor parabola yang kita pasang idealnya adalah memantulkan gelombang mikro dari sattelite ke arah satu titik terpusat yang kita sebut fokus. Nalar yang sederhana bisa menterjemahkan nya sebeagai ‘pengumpul’ signal pada bidang untuk kemudian di umpan pada sebatang anteena di dalam feed horn
Tapi Siwalnya…… Siwalnya…… Siwalnya……
Justru keberadaan LNBF itu sendiri berada ditengah piring yang justru menghalangi datangnya signal itu.
Saya jadi teringat gerhana,
Melihat konstruksi pada prime focus dish yang kita pakai, bayangan LNBF itu akan tepat berada dititik tengah. “Bayangan” ini saya istilahkan ‘UMBRA’ seperti pada gerhana, tidak menerima signal apapun dari Sattelite, Jadi tak ada gunanya lah mensiasatinya dengan menambalnya dengan plaat. Atau memberikan tambahan ‘sayap’ pada parabola, ini tidak akan menambah gain meskipun berguna untuk menghadang gangguan interferensi signal mikrowave dari tetangga. Kenapa ?

Seperti kita ketahui bahwa corong mikrowave itu hanya bisa menerima signal dengan bukaan 90 derajat yang masing-masing adalah bersudut 45 derajat dari garis direktrar.
Kenapa demikian…?
Seperti saya ilustrasikan pada gambar

Jawabanya adalah dikarenakan jika lebih dari itu atau dengan kata lain lebih dari 45 derajat signal itu memasuki mulut feedhorn, dia akan memantul mantul sebelum mencapai antena. Seperti kita ketahui, bukaan mulut feedhorn adalah setengah panjang gelombang, berarti pula signal yang datang dari sudut lebih dari 45 derajat akan menuju lebih dari setengah panjang gelombang itu atau fasa akan menggeser lebih dari 180 derajat.. Disinilah problem itu
Seperti kita ketahui, Jika seandainya ada dua signal dengan fasa , atau kurang dari 180 derajat, maka itu akan menguatkan, tetapi jika fasa itu bertentangan maka justru akan bertentangan.
Ilustrasi sederhana adalah dengan dua orang yang mendorong mobil.
Jika kedua itu orang itu (umpama) A dan B mendorong mobil itu dengan arah sama (sefasa) ke depan maka mobil tu akan mergerak kedepan dengan tenaga dari kedua orang tersebut.
Akan tetapi jika A mendorong kedepan tetapi B mendorong dengan arah berlawanan mendorong mundur maka B justru akan mengurangi tenaga A untuk mengarah ke depan. Jika tenaga kedua orang itu tenaga dorongnya sama maka mobil itu Cuma akan diam ditempat.
(ini seperti ceriteranya Paktua dengan Tuyulnya)

Jadi bgaimana dengan dua keadaan, Reflektor yang terlalu lebar atau reflektor yang justru kurang lebar.
Pada dua keadaan ini, bisa dilihat bahwa jika kurang lebar, maka sebagai akibat baiknya adalah seluruh signal yang terpantul akan mudah masuk ke mulut feedhorn, akan tetapi ini juga diikuti dengan noise atau signal lain yang tidak terpantul tapi dengan ‘begitu saja’ masuk kedalam mulut feedhorn tersebut.

Jika Reflektor terlalu besar akibat buruknya adalah tidak semua signal terpantul akan bisa masuk mulut feedhorn, terutama yang dipinggir karena sudut pantulnya di dalam reflector terlalu besar, disamping itu jika sudut ini kelewat besar maka signal yang masuk justru akan meredam signal asli atau berarti menurunkan gain. Kabar baiknya adalah kelebihan ini melindungi mulut feedhorn dari interferensi signal mikrowave dari kiri kanannya.
Tidak itu saja, jika kita teliti, cobalah kita perhatikan Parabola itu yang merupakan kurva dari lengkung bola yang berpusat di duakali jarak fokus. Sehingga jarak fokus itu sendiri terhadap dinding reflektor ini tidak sama dan berakibat intensitasnya juga tidak sama

Pantulan itu kuat dan berpusat di dasar parabola, semakin kepinggir maka akan semakin gelap, Semakin cekung reflektor ini maka semakin gelaplah dipinggir. Jadi reflektor yang lebih datar (shallow, cetek) pinggirnya tidaklah terlalu gelap

disini kita lihat bahwa pantulan yang sangat kuat adalah yang berasal dari dasar parabola,
tapi siwalnya…… sekali lagi siwalan…

justru tempat ini adalah ‘UMBRA’ atau tempat yang di halang-halang oleh punggung LNBF

Jika tidak, maka seharusnya pola yang dibuat oleh antena dalam feedhorn itu mempunyai pola seperti pada gambar

Sekali lagi kita makan siwalan…..

Pola atau patern seperti yang diceriterakan pak tua adalah seperti apel, dan meskipun di upayakan toh modelnya hanyalah seperti bola rugby.

Jadi membuat segala sesuatunya ideal memang tidak mudah, selalu saja kita tertumbuk dengan ‘sesuatu’.

Memang betul jika segenggam gula jawa tentu ada sebutir pasir didalamnya, tetapi mustahil menemukan satu kilo gula jawa dalam satu truk pasir ……!
« Last Edit: February 23, 2008, 04:36:58 pm by CASPER »
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline drSAT

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 558
  • Age: 2014
  • Location: 112'12'58-E 08'6'39-S
  • Date Registered: October 06, 2007, 11:46:58 am
  • Reputasi : 45
    • Service ROBOT!
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #162 on: February 23, 2008, 11:04:30 pm »
Kalau jenis horn berpengaruh dengan Gain gak ya ?...andaikan di lebarkan atau di tambah director di depan kaya antena bisa gak tambah penguatanya atau  gimana ya caranya modif..... di oversize atau di overclock biar sinyal masuk benar2 BLENG al hasil LNB Forsat Under...

Offline drSAT

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 558
  • Age: 2014
  • Location: 112'12'58-E 08'6'39-S
  • Date Registered: October 06, 2007, 11:46:58 am
  • Reputasi : 45
    • Service ROBOT!
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #163 on: February 23, 2008, 11:11:52 pm »
Ada gak link untuk command diseqC ?..

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #164 on: February 23, 2008, 11:31:30 pm »
Kalau jenis horn berpengaruh dengan Gain gak ya ?...andaikan di lebarkan atau di tambah director di depan kaya antena bisa gak tambah penguatanya atau  gimana ya caranya modif..... di oversize atau di overclock biar sinyal masuk benar2 BLENG al hasil LNB Forsat Under..

kalau nambah gain kayaknya ndak cukup dengan begitu, yang bisa  hanyalah memaksimalkan apa yang ada, Sementara ini saya tengah mencoba dan berhitung di meja gambar saya untuk model yang circular tanpa sekat, karena kalau pakai sekat gainnya akan berkurang.
Di lain ide, saya lebih cenderung kearah modif Dishnya yang 'kebanyakan' dari yang ada dipasaran secara teknis kurang memuaskan. kalau me modif LNB sangat memerlukan peralatan mahal dan pengalaman yang cukup karena sangat critical


Ada gak link untuk command diseqC ?..
Waduhhhh..... comand untuk DiseqC saya hanya punya catatan catatan yang berasal dari berbagai manual dan yang komplit ndak belum ada. Saya sendiri masih belum selesai nyusun yang lengkap....!
Gogling ya belum nemu....!, Disamping itu sekarang DiseqC sudah mulai ditinggalkan. Peralatan baru banyak yang pakai USALs

Salam


CASPER

« Last Edit: February 23, 2008, 11:41:07 pm by CASPER »
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline anatoly

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 598
  • Date Registered: September 22, 2007, 10:56:59 am
  • Reputasi : 25
  • The Secret Agent
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #165 on: February 24, 2008, 12:23:18 am »
Ditunggu modif dishnya bro Casper. Smaller dish with bigger gain. That will be great. Nanti bikin merek "Casper". Rekan2 di forum bisa jadi reseller. Setuju ?

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #166 on: February 24, 2008, 12:40:02 am »
Ditunggu modif dishnya bro Casper. Smaller dish with bigger gain. That will be great. Nanti bikin merek "Casper". Rekan2 di forum bisa jadi reseller. Setuju ?

Iya ini masih cari di Surabaya cari resin yang pas dan harga murah....

Lha sekarang kok jadi repot, cari bumbunya resin mesti ditanya ID dan macam macam, apa dikira mau bikin bom ya.....?

Salam

CASPER
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline arie

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2344
  • Date Registered: November 27, 2007, 01:21:46 am
  • Reputasi : 109
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #167 on: February 24, 2008, 09:17:19 am »
Bung Casper,jika reflector terlalu besar mengurangi pantulan ke mulut feedhorn,bagaimana dengan daerah2 yang mendapat beam coverage yang kecil?seperti info yang didapat,bila daerah yang beamnya kecil bisa mensiasati dengan reflector besar!bagaimana ini?trs apakah ada hubungannya dengan EIRP?masih bingung..maklum aja deh..hehe..
Salam

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10470
  • Age: 63
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 757
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #168 on: February 24, 2008, 02:11:42 pm »

Bro Angga sabar photo nya belum complet karena saya musti kelapangan untuk mengambil nya.
Baru ring nya saya photo, saya mau yg sudah di asembling.

Don't worry easy untuk di mengerti dan memperaktekan nya.
Proud to be part of http://www.crowngroup.com.au/

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #169 on: February 24, 2008, 04:31:25 pm »

Bro Angga sabar photo nya belum complet karena saya musti kelapangan untuk mengambil nya.
Baru ring nya saya photo, saya mau yg sudah di asembling.

Don't worry easy untuk di mengerti dan memperaktekan nya.

hahhhh ......hahhhh ...... hahhhh ......

 jangan lupa fotonya mbak 'pembantu' dari Surry Hills..... '/; '/;


Salam

CASPER
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #170 on: February 24, 2008, 04:40:02 pm »
Bung Casper,jika reflector terlalu besar mengurangi pantulan ke mulut feedhorn,bagaimana dengan daerah2 yang mendapat beam coverage yang kecil?seperti info yang didapat,bila daerah yang beamnya kecil bisa mensiasati dengan reflector besar!bagaimana ini?trs apakah ada hubungannya dengan EIRP?masih bingung..maklum aja deh..hehe..
Salam

Dear Bro Arie.

EIRP (Equivalent Isotropically Radiated Power  atau Effective Isotropic Radiated Power) itu adalah satuan kekuatan signal satellite  yang nyampai ke bumi, Semakin kecil maka semakin lemah. Untuk menangkap signal yang lemah perlu memakai antena dengan penguatan (gain) yang lebih tinggi. Salah satu caranya adalah memakai Dish yang semakin lebar. Dish yang semakin lebar akan memantulkan signal tersebut kesatu titik fokus.

Akan tetapi… akan tetapi.

Feedhorn yang difungsikan mengumpulkan signal tersebut hanya bisa dan seharusnya menerima signal dengan sudut pantul tidak lebih dari 45 derajat terhadap direktrar. Karena lebih dari itu signal yang diterima adalah justru memperlemah. (Gb. 1 sub B)

Disisi lain, reflektor parabola adalah potongan dari suatu bola yang secara teknis batas-batasnya adalah perpendikular/tegaklurus terhadap sumbu direktrar dengan jarak setengah jari-jari dari bola.
Ilustrasi sederhana. Adalah maksimal parabola itu ke “cekung”annya adalah 180 derajat atau bibir parabola itu lurus dengan fokus (Gb. 1 sub A)

Dalam penerapannya maka hasil yang bisa diperoleh adalah parabola dengan kurva merah, sedangkan sisa pada kurva biru justu memperlemah signal. Tapi ini berguna untuk melindungi mulut feedhorn dari sinyal mikro lain (Gb. 1 sub C)
Jadi jika mempunyai reflektor yang kecil dan menambahkan sayap itu bukan memperbesar parabola tapi hanya akan menambahkan kurva biru ini.

Jadi jika ingin memperbesar dish, caranya bukan begitu tapi coba saya gambar di Gb. 2
Parabola asal adalah  Dish merah dan LNB merah umpamanya jarak fokusnya 110,49 centi, maka lebar dish efektif yang bisa didapatkan adalah 182,88 centi atau 6 feet

Jika akan melebarkannya menjadi dish biru maka tidak bisa dengan dish merah itu ditambahai sayap, karena itu akan menjadi seperti gambar 1 dan merupakan reflektor tidak efektif. Tapi adalah dengan memperbesar ‘Bola” tersebut
Maka untuk membuat Reflektor dengan lebar 9 feet maka fokusnya berjarak 165, 72 centimeter, Dish biru

Cobalah perhatikan sudut kelengkungan dari dua piring merah dan biru itu berbeda.

Sedangkan kenapa ‘Skalar’ itu bebentuk melingkar lingkar dan seperti cincin itu sekali lagi saya ceriterakan gahwa ini ada ‘miss persepsi’. Yang anda maksud itu bukanlah skalar. Yang dimaksud Skalar itu adalah garis-garis skala pada  ‘Throat’ feedhorn itu, sedangkan ‘scalar ring’ atau yang sering disebut seperti itu adalah ‘cincin skala’ yang fungsinya hanya sebagai pemegang feedhorn dan tidak lebih dari itu.
Mengenai mengapa bentuknya seperti itu…? Pertama coba ukur cincin itu, jaraknya adalah lebih kecil dari mulut feedhorn dan itu berarti sebagai ‘trap’ atau jebakan bagi frekwensi yang lebih tinggi agar terperangkap disitu dan tidak memantul lagi ke Reflektor serta masuk ke feedhorn. Jadi seperti  “Low pass filter” dengan cara menjebak frekwensi yang lebih tinggi dari yang diinginkan

Gunanya yang lain adalah seperti Isolator keramik pada tiang listrik, adalah agar air tidak meluncur atau meleleh kedalam Feedhorn, karena air adalah penghantar yang kemudian akan mempengaruhi karakteristik dari feedhorn itu. Begitu juga dengan tutup plastik itu adalah air agar tidak masuk dan melindungi dari embun. Karena embun ini mengandung air dan juga akan memperngaruhi karakteristik feedhorn

Tapi jika udara cerah, kelembaban(lengas nisbi) rendah, dan bebas dari ancaman mikrowave tetangga.  Maka feedhorn ini cukup di pegang dengan mounting yang sederhana saja langsung pada penyangga. Tidak perlu memakai tutup plastik dan ‘skalar ring’ yang seperti itu.

Salam untuk keluarga di Kijang


CASPER

« Last Edit: February 24, 2008, 08:50:22 pm by CASPER »
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline arie

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2344
  • Date Registered: November 27, 2007, 01:21:46 am
  • Reputasi : 109
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #171 on: February 24, 2008, 07:00:30 pm »
wah..mantap..mantap..bahasa yang dapat dicerna pemula..! makasih pak spark..hahaha..
O..gt...jadi intinya,
1.kalau memperbesar dish,yang dibesarkan bukanlah lengkungannya ya pak,tetapi memperpanjang sumbu direktrar dan haruslah sudut pantul sinyal tidak lebih dari 45 derajat,begitu ya pak?terus bagaimana rumus serta penghitungan memperbesar dish?(hehe..wah nanya lagi nih..)
2.Jadi kalau feedhorn agak kedalam,memperkecil jarak fokus,tidak mendapat sinyal maksimal dari seluruh permukaan dish,tetapi bagus melindungi dari microwave!Tapi bagaimana pak kalau jarak fokus feedhorn yang jauh supaya maksimal sinyal dari seluruh dish,agar tidak kena microwave kan bisa ditambah filter yang pernah diposting bung Daeng?
3.Scalar ring hanya dudukan feedhorn dan trap sinyal agar gak balik ke dish...Yang ini..No comment..hehehe..
Makasih pak  Spark..mantap..maknyuss ilmunya..segelas kopi o kaw dari saya..hmmm..maknyuss..uennnak e...hehe..jangan bosen yaa..masih banyak pertanyaan nih..masih atur bahasa yang bagus nih..hehe..
Salam

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10470
  • Age: 63
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 757
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #172 on: February 24, 2008, 07:22:15 pm »

Jadi Feed horne yg besar bisa membelok signal ?


D.Effendi
Proud to be part of http://www.crowngroup.com.au/

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #173 on: February 24, 2008, 08:09:30 pm »
..............
2.Jadi kalau feedhorn agak kedalam,memperkecil jarak fokus,tidak mendapat sinyal maksimal dari seluruh permukaan dish,tetapi bagus melindungi dari microwave!Tapi bagaimana pak kalau jarak fokus feedhorn yang jauh supaya maksimal sinyal dari seluruh dish,agar tidak kena microwave kan bisa ditambah filter yang pernah diposting bung Daeng?...................


Iya ya dimaksud Bro DaengSat dengan Sangkar Farady itu dulu ya sangat betul.

Salam

CASPER
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #174 on: February 24, 2008, 08:14:28 pm »

Jadi Feed horne yg besar bisa membelok signal ?


D.Effendi

Dear Bro daengSat,

membelok apa mem Blok(menghadang, menghalangi) signal,...?
kalau feedhorn yang besar apalagi 'Scalar Ring" yang besar itu semakin mem Blok(menghadang, menghalangi) signal ke arah Reflektor. Bayangan "UMBRA" akan semakin besar apalagi itu menghalangi kearah daerah pantulan signal yang paling maksimal.

tapi kalau 'throat' feedhorn yang berbentuk corong itu dimaksudkan memperkecil sudut 'aperture' dari feed horn, jadi kurang dari 450 , untuk sudut kecil ni berarti untuk jarak fokus yang jauh atau dish yang cetek 'shallow', dangkal, diterapkan untuk dish dengan focus offset.

Salam


CASPARK


« Last Edit: February 24, 2008, 08:16:10 pm by CASPER »
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #175 on: February 24, 2008, 08:20:48 pm »

.................
terus bagaimana rumus serta penghitungan memperbesar dish?(hehe..wah nanya lagi nih..)
...................

Salam

kalau pertanyaan yang ini jawabannya mudah..., berarti dulu SMA nya IPS atau mathematikanya jeblok...... ha....ha....ha.... '/; '/;

 ';/

Salam

CASPARK
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................

Offline T0p4n

  • LUTVIN Antena
  • Up Level
  • Ksatria
  • *******
  • Posts: 1976
  • Date Registered: January 07, 2008, 07:45:12 am
  • Reputasi : 51
  • http://www.lutvin.com
    • LUTVIN Antena - Parabola Online Shopping
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #176 on: February 25, 2008, 07:42:41 am »

Saya ada banyak dielectric plate yg asli dari pabrik nya malahan di buang saking banyak nya karena tidak di pakai, saya bisa jelas kan ketebalan nya.
Saya ada yg dari Zinwel dan ada juga dari One cable solution LNBF (MTI)
Tunggu Spark saja yang jelas kan.

Bisa dong kirim ke saya beberapa buah :)
LUTVIN Antena
Dealer TelkomVision, YES TV dan Indovision
Telp 02168112999 Fax 02189118447
http://www.lutvin.com
<a href="http://ymsgr/?lutvindotcom" target="_blank"><img src="http://opi.yahoo.com/online?u=lutvindotcom&amp;m=g&amp;t=02" alt="" width="139" border="0" height="107"></a>

Offline arie

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2344
  • Date Registered: November 27, 2007, 01:21:46 am
  • Reputasi : 109
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #177 on: February 25, 2008, 08:16:40 am »

.................
terus bagaimana rumus serta penghitungan memperbesar dish?(hehe..wah nanya lagi nih..)
...................

Salam

kalau pertanyaan yang ini jawabannya mudah..., berarti dulu SMA nya IPS atau mathematikanya jeblok...... ha....ha....ha.... '/; '/;

 ';/

Salam

CASPARK

hahaha..hahaha..jadi malu..hehe..suka cabut sih..

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10470
  • Age: 63
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 757
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #178 on: February 26, 2008, 01:00:14 am »

Jadi Feed horne yg besar bisa membelok signal ?


D.Effendi

Dear Bro daengSat,

membelok apa mem Blok(menghadang, menghalangi) signal,...?
kalau feedhorn yang besar apalagi 'Scalar Ring" yang besar itu semakin mem Blok(menghadang, menghalangi) signal ke arah Reflektor. Bayangan "UMBRA" akan semakin besar apalagi itu menghalangi kearah daerah pantulan signal yang paling maksimal.

tapi kalau 'throat' feedhorn yang berbentuk corong itu dimaksudkan memperkecil sudut 'aperture' dari feed horn, jadi kurang dari 450 , untuk sudut kecil ni berarti untuk jarak fokus yang jauh atau dish yang cetek 'shallow', dangkal, diterapkan untuk dish dengan focus offset.

Salam


CASPARK



Spark practical nya kok beda!
Normal scala ring besar nya hanya 12 cm sedang kan ADL feed 20 cm 8 cm lebih besar dari normal  scala ring.
Sudah banyak expriment yg saya lakukan dari dish 2.4 m solid Paraclipse USA(1 keping bundar) bukan petal 6 keping metal. Sampai dish 4.5 meter Perfect Ten mesh dish made in USA. hasil nya Feed horne yg lebar (ADL) jauh lebih baik dari pada normal 12 cm ring dari segi penerimaan dan signal quality.

Palapa c2 Vertical signal Asian beam tidak bisa di terima di Sydney karena penasaran pengen liat Indosiar .
 Dengan feed horne yg lebih besar akhir nya Indosiar, Anteve, TPI(dangdut :)) MNC, semua vertical saya bisa terima dan Telkom 1 semua channel yg tidak pernah mimpi untuk mendapat kan TV7 dan Trans padahal foot print nya Telkom tidak cover Eastern Austrlalia ( liat Lyngsat D.Effendi) sampai sampai TV kalbar saja di Telkom bisa diterima.

Beda signal quality 2db bukan dbi.

Regards,

D.Effendi
 
« Last Edit: February 26, 2008, 01:23:12 am by daengsat »
Proud to be part of http://www.crowngroup.com.au/

Offline CASPER

  • R.I.P
  • Siswa
  • *****
  • Posts: 385
  • Age: 1418
  • Location: GHOST SHIP
  • Date Registered: February 15, 2008, 07:56:42 pm
  • Reputasi : 42
  • THE SEAMAN
    • Email
Re: SEBUTIR BATU
« Reply #179 on: February 26, 2008, 01:08:23 am »

Spark practical nya kok beda!
Normal scala ring besar nya hanya 12 cm sedang kan ADL feed 20 cm 8 cm lebih besar dari normal  scala ring.
Sudah banyak expriment yg saya lakukan dari dish 2.4 m solid Paraclipse USA(1 keping bundar) bukan petal 6 keping metal. Sampai dish 4.5 meter Perfect Ten mesh dish made in USA. hasil nya Feed horne yg lebar (ADL) jauh lebih baik dari pada normal 12 cm ring dari segi penerimaan dan signal quality.

Mencobanya ya scalar ringnya saja. jangan dengan LNBF nya. Lha kalau sama LNBF nya berarti yang diperbandingkan bukan cuma calar ringnya tapi juga ternasuk LNBF nya. Kalau ADL - Cal Amp memang LNBF nya termasuk High End. HiGrade.
Coba dengan scalar ring yang berbeda dengan LNB yang tetap atau LNB yang beda tapi scalar ringbya yang tetap.
nanti disitu khan bisa ambil Kesimpulan...!
« Last Edit: February 26, 2008, 01:19:18 am by CASPER »
CASPER The Ghost -- SPARK The Sailor -- PINK PINK The Lover

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm the Sailor that drawn just in a cup of water...................