Author Topic: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit  (Read 1293534 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline root

  • Administrator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: I am a geek!!
  • Date Registered: September 20, 2007, 12:16:35 pm
  • Reputasi : 41
    • Email
Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« on: September 26, 2007, 05:51:19 pm »
GOSIP HANGAT SEPUTAR DUNIA MULTIMEDIA (PERTELEVISIAN, RADIO DLL) DAN SATELIT BAHAS DISINI! >>/
@BP
« Last Edit: March 28, 2009, 04:34:01 pm by Juan pablo »



forsat

  • Guest
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #1 on: September 26, 2007, 05:59:30 pm »
Keluarga Sariaatmadja tiba-tiba menyeruak di rimba bisnis pertelevisian yang terkenal ganas. Dengan cerdik, keluarga ini menghindari risiko berdarah-darah dengan mengakuisisi sejumlah stasiun televisi yang sudah mapan dan terkenal: SCTV, O Channel, dan sebentar lagi Indosiar.

Sebagian – atau malah kebanyakan – dari Anda mungkin masih asing mendengar nama trio pengusaha dari klan Sariaatmadja ini: Eddy, Fofo dan Darwin. Tenang saja. SWA pun baru akhir-akhir ini tertarik mengamati trio tersebut, terutama setelah melihat sepak terjangnya yang terbilang hebat. Bagaimana tak bisa dibilang hebat kalau dalam waktu yang tak terlalu lama, dua stasiun televisi swasta bergengsi – SCTV dan O Channel – jatuh ke dalam pelukan keluarga Sariaatmadja. Sebentar lagi, raksasa televisi lainnya, Indosiar – yang sempat melambung tinggi lewat acara AFI dan (kini) Mamamia – bakal pula berada dalam genggaman keluarga ini. Soal Indosiar, kabarnya sekarang sedang memasuki tahap akhir proses negosiasi transaksi.

Langkah merambah bisnis pertelevisian itu tentu tak boleh dianggap enteng. Pengusaha sekaliber Jakob Oetama saja – yang terkenal visioner dan sangat profesional di industri media – akhirnya harus merelakan mayoritas sahamnya di TV7 jatuh ke tangan TransTV, yang kemudian mengubah namanya menjadi Trans7. Artinya, ini betul-betul bukan bisnis sembarangan. Sudah banyak buktinya, kalau tak becus menangani, bisnis pertelevisian paling cepat bisa bikin pengusaha berdarah-darah.

Namun juga sebaliknya, kalau ditangani serius, kue yang dijanjikan bisnis ini sungguh mengundang selera. Menurut Nielsen Media Research, dari total belanja iklan di Indonesia yang mencapai Rp 23 triliun, televisi melahap sekitar Rp 16 triliun, atau sekitar 70%-nya. Tampaknya, peluang gurih inilah yang secara cerdik dibidik keluarga Sariaatmadja dengan mengambil alih stasiun-stasiun televisi yang sudah berjalan dengan bagus dan menguntungkan, bahkan dua di antaranya, SCTV dan Indosiar, sudah go public. Jadi, tak perlu susah payah dan berdarah-darah membangun dari nol. Terlebih SCTV, meski andalannya acara serius seperti berita (Liputan 6), kini meraih share pemirsa tertinggi di antara stasiun televisi lainnya.

Yang juga tak boleh dianggap remeh dari sepak terjang kakak-beradik ini adalah sasaran tembaknya. Bayangkan, dari pengusaha yang tadinya tak punya nama dan “bukan siapa-siapa”, keluarga Sariaatmadja mampu melejit bermain di level atas. Ini tak lain karena keberhasilannya menguasai 78,69% saham SCTV yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp 1,5 triliun dengan total aset Rp 1,8 triliun. Nah, siapa tak kenal sejarah dan orang-orang kuat di belakang SCTV? Di situlah sempat bercokol nama-nama “angker”, “tak tersentuh”, yang semuanya amat dekat dengan keluarga Cendana, mulai dari Sudwikatmono, Peter F. Gontha, Henry Pribadi, Halimah Bambang Trihatmodjo, hingga Azis Mochtar.

Jalan untuk menguasai PT Indosiar Karya Media Tbk. (pengelola Indosiar) pun menarik dicermati. Seperti diketahui, Grup Salim, melalui dua grup bisnisnya, yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk. dan PT Indofood Agri Resources Tbk., mengakuisisi mayoritas saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Indonesia Tbk. (Lonsum) milik Sariaatmadja. Nilai akuisisi 64,4% saham Lonsum ini sekitar Rp 5 triliun atau setara dengan Rp 6.500 per lembar saham. Padahal, di awal tahun 2006 harga saham yang berkode LSIP ini masih bergerak di angka Rp 3.000-an per lembar.


Di lantai bursa, saham Lonsum memang terus memperlihatkan kinerja yang bagus, dengan volume transaksi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan dua pelaku bursa lainnya di sektor perkebunan, yakni PT Astra Argo Lestari Tbk. dan PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk. Price earning ratio LSIP pun tercatat yang terendah di rata-rata industrinya, yang artinya saham ini masih sangat layak diburu investor. Yang jelas, perusahaan yang saat ini mengoperasikan 38 perkebunan (terutama sawit dan karet) di empat pulau (Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi) di Indonesia ini terus tumbuh dan menjelma menjadi perusahaan terkemuka bukan hanya di Tanah Air, melainkan juga di dunia.

Setelah mendandani kemudian melepas Lonsum, keluarga Sariaatmadja, yang mulai serius menekuni industri televisi melalui PT Surya Citra Media Tbk. (induk perusahaan SCTV) dan O Channel, tampaknya akan lebih konsentrasi dan memperkuat lagi bisnis pertelevisiannya dengan membeli Indosiar dari duit yang diperoleh dari penjualan Lonsum itu.

Nah, siapa sesungguhnya keluarga Sariaatmadja? Sang ayah, Mohamad Soeboeb Sariaatmadja, kini tentu bisa menyaksikan ke-6 putra-putrinya dengan rasa bangga dan bahagia. Sariaatmadja senior ini sempat membangun perusahaan konsultasi pajak dan manajemen di bawah payung PT Eskapindo, selain pernah pula menggeluti bisnis properti dan perbankan. Dengan membekali disiplin kuat dan fondasi agama yang kokoh, putra-putrinya sekarang tumbuh menjadi manusia dewasa yang religius, sederhana, tekun bekerja, serta peduli pada sesama. Dengan fondasi itu pula, ketiga putranya – Eddy Kusnadi Sariaatmadja (54 tahun), Fofo Sariaatmadja (44 tahun), dan Darwin Sariaatmadja (42 tahun) – sukses membangun bisnis dari nol sampai besar seperti sekarang. Adapun tiga putrinya – Widya, Lina dan Ida – memilih tidak terjun di bisnis. Widya berkarier sebagai dokter, sedangkan Lina dan Ida mengikuti sang suami yang berdomisili di luar negeri.

Sebagai anak laki-laki tertua, Eddy-lah sesungguhnya yang membuka ladang bisnis keluarga dengan mengawali sebagai distributor komputer dan wholesaler pada 1980-an dengan mengibarkan PT Elang Komputer. Jalur sukses mulai memercik tatkala perusahaan ini dipercaya sebagai pemegang lisensi tunggal komputer merek Compaq di Indonesia. Benderanya pun diganti menjadi PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek), yang banyak memasok kebutuhan komputer dan teknologi informasi di sejumlah departemen pemerintah dan perusahaan swasta. Setelah merger Compaq dengan Hewlett-Packard, Emtek tidak lagi menjadi distributor Compaq. Toh, nama Emtek sudah sangat terkenal di kalangan pelaku industri teknologi informasi di Tanah Air, sampai sekarang. Dari cikal bakal bisnis teknologi informasi ini pula, keluarga Sariaatmadja mengepakkan sayap bisnisnya hingga sebesar sekarang.

Yang menarik, beda dari umumnya generasi entrepreneur terdahulu, trio Sariaatmadja ini bolehlah dibilang entrepreneur Indonesia generasi baru karena ketiganya dibekali pendidikan yang bagus. Eddy (kini sebagai nakhoda kerajaan bisnis Sariaatmadja) dan Fofo (pemegang kendali di SCTV) keduanya adalah Master of Engineering Science lulusan dari New South Wales University, Australia. Sementara Darwin, sang anak kelima yang fokus di bidang teknologi informasi, menyelesaikan S-1 Electrical Engineering dan S-2 Commerce, juga dari universitas yang sama dengan kedua kakaknya, New South Wales University.

Melihat tempaan moral dari orang tua mereka, bekal pendidikan formal, serta ketekunan dan keseriusan para Sariaatmadja yunior ini di bisnis yang digeluti, bukan mustahil mereka bukan saja kondang di bisnis teknologi informasi. Melainkan, bakal pula menjadi the next baron di industri pertelevisian nasional.

Source : swa.co.id

Info terakhir tahun ini mereka akan trial SCTV 24 HOUR NEWS CHANNEL..So sama2 kita tunggu kehadirannya! >/:

@BP

Offline Budiarno

  • Off The Line
  • Maestro
  • ********
  • Posts: 11837
  • Date Registered: September 21, 2007, 06:19:37 pm
  • Reputasi : 624
  • When U Know d'Truth
    • I can hardly speak up, so I write it down
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #2 on: September 26, 2007, 06:19:37 pm »
berita yang menggembirakan, dengan adanya persaingan di antara para pelaku pertelevisian di Indonesia, ada harapan akan lebih banyak lagi muncul tv baru dengan acara yang lebih beragam pula... namun sayang, ujung-ujungnya KPI tetap menjadi pembatas yang kadang-kadang terlalu fanatik....
I'm Here - My blog > DVBS

Offline Generation X

  • Siswa
  • ***
  • Posts: 396
  • Date Registered: September 24, 2007, 06:50:59 pm
  • Reputasi : 1
    • Email
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #3 on: September 26, 2007, 06:43:18 pm »
Maksudnya SCTV NEWS CHANNEL itu artinya akan ada ch SCTV yg baru alias mncul lg Ch SCTV khusus berita yah (kaya metro tv gitu) wah bgs lah kl gini wajib tunggu nih jd INDOSIAR,SCTV,CH O akan jd 1 group yah ? (Spt MNC dg rcti,tpi,gtv)

forsat

  • Guest
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #4 on: September 26, 2007, 07:19:54 pm »
Maksudnya SCTV NEWS CHANNEL itu artinya akan ada ch SCTV yg baru alias mncul lg Ch SCTV khusus berita yah (kaya metro tv gitu) wah bgs lah kl gini wajib tunggu nih jd INDOSIAR,SCTV,CH O akan jd 1 group yah ? (Spt MNC dg rcti,tpi,gtv)

Ditangan Pemilik Baru SCTV mo di bawa goes International jadi nanti menurut gossip ada Channel baru namanya SCTV 24 HOURS NEWS CHANNEL yang katanya mirip CNN, ALJAZEERA DLL mungkin siarannya via Satelit. Sedangkan Indosiar masih dalam tahap nego kabarnya Indosiar mo ditukar dengan kebun sawit!Hehe...so just wait n see ajah!

@BP

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10369
  • Age: 61
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 749
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #5 on: September 27, 2007, 12:01:57 am »
Maksudnya SCTV NEWS CHANNEL itu artinya akan ada ch SCTV yg baru alias mncul lg Ch SCTV khusus berita yah (kaya metro tv gitu) wah bgs lah kl gini wajib tunggu nih jd INDOSIAR,SCTV,CH O akan jd 1 group yah ? (Spt MNC dg rcti,tpi,gtv)

Ditangan Pemilik Baru SCTV mo di bawa goes International jadi nanti menurut gossip ada Channel baru namanya SCTV 24 HOURS NEWS CHANNEL yang katanya mirip CNN, ALJAZEERA DLL mungkin siarannya via Satelit. Sedangkan Indosiar masih dalam tahap nego kabarnya Indosiar mo ditukar dengan kebun sawit!Hehe...so just wait n see ajah!

@BP

Kebetulan Rumah mereka juga ada di Sydney anak beranak beranak customer nya Daengsat
Gara gara SCTV dibilang membeleh signal nya enggak kuat akhir nya freq diganti dengan yang sekarang.
Dulu Sctv mimpi sampai ke Sydney.

Offline denie_artha

  • Up Level
  • Ksatria
  • *******
  • Posts: 1558
  • Age: 40
  • Location: Yogyakarta
  • Date Registered: September 25, 2007, 05:20:43 am
  • Reputasi : 65
  • radio - tv satelit - music
    • Email
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #6 on: September 27, 2007, 07:17:58 am »
kabar terakhir , indosiar jadinya diambil transtv . bisa jadi namanya jadi transindo. saat ini lagi ada proses pengambilalihan manajemen. SCTV gak jadi masuk karena gak deal harga dan gak bisa dapat indosiar dan radio elshinta dalam satu paket .

pekerja media yang terus belajar memahami dinamika media.

Offline Generation X

  • Siswa
  • ***
  • Posts: 396
  • Date Registered: September 24, 2007, 06:50:59 pm
  • Reputasi : 1
    • Email
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #7 on: September 27, 2007, 08:13:38 am »
Ini hal yg gw suka dr dunia televisi indonesia slalu ada hal yg tak terduga n mkn semaraklah persaingannya , btw transindo namanya keren juga yah ? Sctv gmn kelanjutannya?

forsat

  • Guest
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #8 on: September 27, 2007, 09:00:35 am »
Gak seru klo memang indosiar jd diambil alih sama transcorp ntar sama seperti tv7 nothing special.
@BP

Offline collen

  • Up Level
  • Siswa
  • ***
  • Posts: 445
  • Age: 40
  • Location: malaysia
  • Date Registered: September 27, 2007, 09:03:47 am
  • Reputasi : 20
  • Parabola adalah terbaik
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #9 on: September 27, 2007, 09:20:18 am »
baguslah indosiar di ambil alih oleh Transcorp,memang kalau di indonesia mungking trans7 tak terkenal tapi kat luar indonesia sangat ramai penontonnya.rating pun naik.lagi pula sat telkom lebih baik signalnya daripada palapa,mungkin hayatnya dah hampir tiba ke penghujung

Offline Generation X

  • Siswa
  • ***
  • Posts: 396
  • Date Registered: September 24, 2007, 06:50:59 pm
  • Reputasi : 1
    • Email
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #10 on: September 27, 2007, 09:37:36 am »
Mending indosiar diambil mnc aja (sejauh ini mnc ckp berhasėl)
Palapa gmn neh ,sinyalnya lemah bgt,gmn mo go int,di negri sendiri aja palapa lemah sgt pantas ch2 luar bnyk yg out dr palapa (yg terbaru tbn jg akan hengkang dr palapa)

Offline collen

  • Up Level
  • Siswa
  • ***
  • Posts: 445
  • Age: 40
  • Location: malaysia
  • Date Registered: September 27, 2007, 09:03:47 am
  • Reputasi : 20
  • Parabola adalah terbaik
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #11 on: September 27, 2007, 09:52:54 am »
bilakah tempoh hayat sat palapa akan tamat?

forsat

  • Guest
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #12 on: September 28, 2007, 06:47:32 am »
bilakah tempoh hayat sat palapa akan tamat?

Masa efektif sampai dgn thn 2009 (sampai dengan Palapa D) diluncurkan.
@BP

forsat

  • Guest
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #13 on: September 28, 2007, 06:52:03 am »
KPI Tegur Delapan Stasiun TV

27/9/07

KPI Pusat, hari ini (27/9), memperingatkan SCTV, TPI, RCTI, Indosiar, Trans 7, ANTV, Lativi, dan Global TV karena menyiarkan tayangan bermuatan pornografi, kekerasan, dan mistik yang cenderung melecehkan agama, khususnya Islam. Peringatan ini menyusul evaluasi pemantauan KPI Pusat yang dilakukan pada setengah bulan terakhir atau paruh pertama Ramadhan 1428 serta mencermati laporan pemantauan yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Beberapa program yang disorot oleh MUI, dalam laporan pemantauannya yang disampaikan kepada KPI Pusat, adalah:

SCTV    
Sinetron “Cowok Ideal” dan “Cinta Lama Bersemi Kembali”

TPI    
Sinema asyik “Legenda Buta Kala”

RCTI   
Stasiun Ramadhan

Indosiar   
Sinetron ”Keluargaku Harapanku”, Stardut, sinetron ”Kisah Cinta Aladin dan Jasmin”, layar Indoensia ”Dimas Anak Ajaib”, sinetron ”Sumpah Nyai Telaga”, dan sinema utama ”Tragedi Cinta Jaka Tingkir”

Lativi   
Sinema pagi ’Lost in Singapore”, sinema Indonesia pagi ”Warkop DKI”

Trans 7   
Empat mata, Gosip Pagi, Empat Mata Sahur, Rumpi

ANTV   
Film India Kayamath, Seleb Dance, Silat Lidah

Global TV   
MTV video klip dan program siaran langsung

KPI Pusat menyesalkan ketidakseriusan stasiun televisi tersebut dalam menanggapi surat himbauan KPI Pusat pada tanggal 28 Agustus 2007 yang meminta kepada semua stasiun televisi untuk berhati-hati dalam mempersiapkan program-program acaranya selama Ramadhan ini.

Untuk itu, KPI Pusat meminta semua stasiun televisi tersebut menghentikan atau mengubah secara mendasar materi isi siarannya agar sesuai UU Penyiaran, Pedoman Perilaku Penyiaran, dan Standar Isi Siaran.

KPI Pusat juga memberi tenggat waktu bagi pihak televisi yang diberikan peringatan ini untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab selambat-lambatnya pada 1 Oktober 2007. Red

source :kpi.go.id

@BP

Offline Generation X

  • Siswa
  • ***
  • Posts: 396
  • Date Registered: September 24, 2007, 06:50:59 pm
  • Reputasi : 1
    • Email
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #14 on: September 28, 2007, 08:28:12 am »
KPI Tegur Delapan Stasiun TV

27/9/07

KPI Pusat, hari ini (27/9), memperingatkan SCTV, TPI, RCTI, Indosiar, Trans 7, ANTV, Lativi, dan Global TV karena menyiarkan tayangan bermuatan pornografi, kekerasan, dan mistik yang cenderung melecehkan agama, khususnya Islam. Peringatan ini menyusul evaluasi pemantauan KPI Pusat yang dilakukan pada setengah bulan terakhir atau paruh pertama Ramadhan 1428 serta mencermati laporan pemantauan yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Beberapa program yang disorot oleh MUI, dalam laporan pemantauannya yang disampaikan kepada KPI Pusat, adalah:

SCTV    
Sinetron “Cowok Ideal” dan “Cinta Lama Bersemi Kembali”

TPI    
Sinema asyik “Legenda Buta Kala”

RCTI   
Stasiun Ramadhan

Indosiar   
Sinetron ”Keluargaku Harapanku”, Stardut, sinetron ”Kisah Cinta Aladin dan Jasmin”, layar Indoensia ”Dimas Anak Ajaib”, sinetron ”Sumpah Nyai Telaga”, dan sinema utama ”Tragedi Cinta Jaka Tingkir”

Lativi   
Sinema pagi ’Lost in Singapore”, sinema Indonesia pagi ”Warkop DKI”

Trans 7   
Empat mata, Gosip Pagi, Empat Mata Sahur, Rumpi

ANTV   
Film India Kayamath, Seleb Dance, Silat Lidah

Global TV   
MTV video klip dan program siaran langsung

KPI Pusat menyesalkan ketidakseriusan stasiun televisi tersebut dalam menanggapi surat himbauan KPI Pusat pada tanggal 28 Agustus 2007 yang meminta kepada semua stasiun televisi untuk berhati-hati dalam mempersiapkan program-program acaranya selama Ramadhan ini.

Untuk itu, KPI Pusat meminta semua stasiun televisi tersebut menghentikan atau mengubah secara mendasar materi isi siarannya agar sesuai UU Penyiaran, Pedoman Perilaku Penyiaran, dan Standar Isi Siaran.

KPI Pusat juga memberi tenggat waktu bagi pihak televisi yang diberikan peringatan ini untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab selambat-lambatnya pada 1 Oktober 2007. Red

source :kpi.go.id

@BP
KPI lagi kpi lg capee deeh!!
semua dilarang ,masa sinetron2 ramadhan dilarang ,stasiun ramadhan jg (acara sahur fav ku n jgn ampe dihentikan), empat mata ,mtv di global tv? dimana letak keburukannya? btw lost in singapore itu acara apaan yah ? dr semua yg dilarang gw cm se7 film2 ular2an indosiar aja yg lainnya apa alasannya ? waduh pokoke kpi emang bobrok amatiran,sdh bnyk keputusan kpi yg sgt merugikan ,hrsnya kpi aja yg dilarang kl perlu ditutup n bubar aja

Offline Budiarno

  • Off The Line
  • Maestro
  • ********
  • Posts: 11837
  • Date Registered: September 21, 2007, 06:19:37 pm
  • Reputasi : 624
  • When U Know d'Truth
    • I can hardly speak up, so I write it down
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #15 on: September 28, 2007, 11:32:54 am »
Ya begitulah kpi bro.. "kantor pembatasasan informasi"... entah permainan apa lagi di balik ini..
I'm Here - My blog > DVBS

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10369
  • Age: 61
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 749
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #16 on: September 28, 2007, 12:38:05 pm »
Gak seru klo memang indosiar jd diambil alih sama transcorp ntar sama seperti tv7 nothing special.
@BP
Mudah mudahan Frequency nya di ganti Asean Plus beam biar bisa dapat di eatern Australia and New Zealand tanpa mempergunakan Dish yang oversize.



D.Effendi

forsat

  • Guest
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #17 on: September 28, 2007, 08:25:52 pm »
"PALAPA D"

Indosat akan meluncurkan Satelit Palapa D pada pertengahan 2009 mendatang, menggantikan Satelit Palapa C2, yang akan berakhir masa orbitnya sekitar 2010 sampai 2011. “Selang waktu satu tahun itu untuk mengantisipasi jika saja terjadi kendala di satelit,” ujar Direktur Regional Sales Indosat, Wityasmoro Sih Handayanto kepada wartawan di Bandung.

Dijelaskan, satelit Palapa D nantinya akan beroperasi di orbit 113 derajat Bujur Timur yang sekarang masih ditempati satelit Palapa C2. Sedangkan satelit Palapa C2 yang masih mempunyai masa aktif sekitar satu sampai dua tahun lagi, akan direlokasi ke orbit 150,5 derajat BT yang sebelumnya ditempati Palapa C1.

Satelit Palapa D akan memiliki 40 transponder, lebih banyak dari Palapa C2 yang hanya 36 transponder. Dari 40 transporder itu, Wityasmoro menjelaskan, sekitar 40 persen akan digunakan untuk kepentingan Indosat di dalam negeri, sedangkan sisanya akan disewakan ke pihak di luar Indosat baik dari dalam ataupun luar negeri. Dijelaskannya, selain Indonesia, cakupan satelit itu bisa mencapai Asia, India, Jepang dan Australia.

Wityasmoro menolak mengungkap besaran investasi yang dikeluarkan. “Kita tidak bisa menyebutkan karena sekarang sedang dilaksanakan tendernya, tapi di antaranya masih diambil dari Capex 2007 (US$ 1 miliar, red),” kilahnya.

Tetapi jika dilihat dari rata-rata peluncuran satelit di Indonesa, satelit ini dapat menghabiskan sekitar US$ 200 juta sampai US$ 300 juta. Sebagai gambaran, Telkom yang juga akan meluncurkan Satelit Telkom 3 di 2009 dengan kapasitas 24 transponder menghabiskan dana sebesar US$ 150 juta.

BY TELKOM.INFO
@BP

forsat

  • Guest
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #18 on: September 28, 2007, 08:36:35 pm »
Rencana Satelit Telkom-3

Telkom akan tenderkan perangkat penunjang untuk satelit Telkom-3 mulai 2007 ini. Total investasi yang dianggarkan untuk satelit Telkom-3 mencapai US$ 150 juta. Ini disampaikan oleh Kepala Divisi Infrastruktur Telkom, Sarwoto Atmosutarno. “Saat ini, Telkom-3 sedang dalam tahap engineering plan.”

Sarwoto menjelaskan, engineering plan itu meliputi penentuan sistem yang akan digunakan. Hal itu termasuk kapasitas satelit, bahan bakar dan baterai, hingga masa orbit satelit. Ia menambahkan, perusahaan yang biasanya bergerak dalam jasa pembangunan satelit antara lain Lockheed Martin, Alcatel, Orbital, GreatWall, dan Mitsubishi.

Meski demikian, Sarwoto tidak merinci pihak atau perusahaan mana yang akan meluncurkan satelit Telkom-3 tersebut. Peluncuran Telkom-3 rencananya akan digelar awal 2009. Sebelumnya, satelit Telkom-2 telah diluncurkan oleh roket Ariane Space pada November 2005.

Kapasitas Telkom-3, yang rencananya akan berorbit di 118 derajat Bujur Timur, diharapkan mencapai 36 transponder. Menurut Sarwoto kebutuhan Telkom dan anak perusahaan akan jasa satelit meningkat setiap tahunnya. Saat ini, transponder yang ada di Telkom-1 (24 transponder) dan Telkom-2 (24 transponder) semuanya sudah terpakai. Tiap satelit yang dimiliki Telkom memiliki siklus hidup sekitar 15 tahun.

BY TELKOM.INFO
@BP

Offline santika

  • Up Level
  • Siswa
  • ***
  • Posts: 428
  • Location: Lembang - Bandung
  • Date Registered: September 24, 2007, 03:47:06 pm
  • Reputasi : 36
  • Web designer for hire
    • Berbagi tentang teknologi dan sekitar kita.
Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #19 on: September 28, 2007, 09:52:42 pm »
bung Planko memang dahsyat, gak hardware dan software dunia persatelitan aza dikuasi sampe gosip2 terhangat juga bisa dihadirkan dengan lengkap, benar2 handala jaya nih bung BP, segelas cendol buat bung BP  </<, makin tambah ilmu nih saya!  ';/ bung BP

komunitas forumsatelit indonesia

Re: Gosip Hangat Seputar Dunia Multimedia & Satelit
« Reply #19 on: September 28, 2007, 09:52:42 pm »