Author Topic: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.  (Read 227212 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #60 on: July 15, 2009, 07:16:57 pm »
Sering kita temukan pengatur volume pd radio n Amplifier n dll.. dg Potensio sbg pengatur'y (penghambat)
Kekurangan dr Potensio ini, klo sering diputar2 kan cepat aus dan Noise xg dihasilkan juga gede.
Seiring dg usia potensio, output audio kan makin byk noise.

Utk itu, bisa diganti dg jenis digital xg cukup simple.!!!




Keterangan n component2 dr skema tsb:
C1 = Capasitor keramik xg pipih 0.1uf
U1 = DS1669 Digital Port IC
S1/S2 = Swicth pengatur volume up or down
Perangkat tambahan lain:
Board PCB
Socket IC DS1669

*.Signal audio xg didukung IC DS1669 minimal 0.2Volt
Utk lbh jelas karekteristis IC ini, liat attachment ..
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

komunitas forumsatelit indonesia

Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #60 on: July 15, 2009, 07:16:57 pm »

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #61 on: July 15, 2009, 07:37:06 pm »
Pc jadi osciloscope ????? ::)

mungkin Thread ini bisa Membantu Rekan2 sekalian Yang Ingin Memeiliki Osciloscope Dengan Modal yang minim ato Sekedar Mengexplorasi Komputer menjadi Suatu Alat Yang Mempunyai Nilai Lebih....
 (y) >>/
Selamat Mencoba.... (y)



http://www.geocities.com/lptscope/hw.html
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

Offline beny_pongo

  • Up Level
  • Ksatria
  • *******
  • Posts: 1112
  • Age: 31
  • Location: Ponorogo Jawa Timur Indonesia Asia Tenggara
  • Date Registered: January 04, 2009, 07:36:55 am
  • Reputasi : 41
  • Gamer Sejati
    • Coba2 belajar nge-blog.....sukur-sukur dapat duit...
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #62 on: July 20, 2009, 09:09:22 am »
Boleh tahu gak pak,itu IC harganya berapa?Nek di fungsikan buat serobit pada pemancar FM bisa gak?
Sekalian tolong dong minta skema antena pemancar yang pengarah dan bukan pengarah.Ntar saya mau pake di 79-84 Mhz juga cara ngitungnya.....Terima kasih low pak.....
« Last Edit: July 20, 2009, 09:33:54 am by beny_pongo »
Dengan segala makna yang terkandung di dalamnya....

Offline dieto33

  • Just a Forsat addict, not a real
  • Anggota CSAT v.1
  • Master
  • ********
  • Posts: 4984
  • Age: 35
  • Location: Bojonegoro, Jatim, Indonesia
  • Date Registered: January 05, 2008, 07:30:19 pm
  • Reputasi : 224
  • dieto33droid penggemar "kates" tulen
    • My Office
    • Email
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #63 on: July 20, 2009, 11:48:05 am »
Bro yang pinter Elektro...:D
Beberapa hari yang lalu saya membeli sebuah alat Penghemat Listrik disebuah Expo di Kotaku.
Alat ini bernama POWER HITS, cara bekerjanya yaitu menurunkan Ampere dari beban listrik yang terpakai.
Harga alat ini Rp.200k
Saat saya coba buka Box-nya ternyata perlatan didalamnya sudah di Protek dengan men-semennya berbentuk kotak solid, jadi ya gak bisa kita contoh.
Pertanyaan saya....
Apakah peralatan ini memang bekerja dengan semestinya...?
Apakah harga diatas sesuai dengan alat ini...?
Adakah dari Rekan-rekan  disini yang mempunyai Skema dari alat ini...?
Adakah dari rekan-rekan disini yang juga menggunakannya....?
FORSAT telah merubah segalanya dalam hidupku...
Maju terus FORSATku, karena engkau... aku pun jadi bisa segalanya....

Damailah FORSATku... Keep SHARING and SOLID...
STOP PERPECAHAN
dieto33droid is

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #64 on: July 20, 2009, 12:37:57 pm »
Bro yang pinter Elektro...:D
Beberapa hari yang lalu saya membeli sebuah alat Penghemat Listrik disebuah Expo di Kotaku.
Alat ini bernama POWER HITS, cara bekerjanya yaitu menurunkan Ampere dari beban listrik yang terpakai.
Harga alat ini Rp.200k
Saat saya coba buka Box-nya ternyata perlatan didalamnya sudah di Protek dengan men-semennya berbentuk kotak solid, jadi ya gak bisa kita contoh.
Pertanyaan saya....
Apakah peralatan ini memang bekerja dengan semestinya...?
Apakah harga diatas sesuai dengan alat ini...?
Adakah dari Rekan-rekan  disini yang mempunyai Skema dari alat ini...?
Adakah dari rekan-rekan disini yang juga menggunakannya....?




bagaimana cara kerja nya alat penghemat listrik(pln) yang biasa beredar dipasaran yang berbentuk mirip aki kering dengan colokan ke stopkontak?.Sebenarnya anda bisa membuat sendiri alat tersebut dengan kualitas jauh lebih baik dgn harga jauh lebih murah.
Karena cara kerjanya hanyalah mengurangi besaran cosinus dari kurva arus AC yang akan terbaca pada alat pengukur kilometer.alat tersebut bekerja jika ada beban AC melintas melalui sensor berupa kumparan kawat untuk mengukur besarnya arus AC yg sedang melewatinya..teori ekstrimnya adalah: bagaimana caranya agar kita mereduksi sebesar mungkin puncak (peak) dari besaran kurva AC (sinus-cosinus)agar terbaca sedemikian rendah.
komponen yg sangat berpengaruh dalam arus AC adalah capasitor dan induktor..maka dari itu kita perlu memfilter arus ac tersebut sebelum memasuki jaringan listrik dirumah kita..entah cara ini diperbolehkan atau dilarang pln..jelas kita tidak melakukan tindakan pencurian listrik..dan alat ini tidak akan terdeteksi oleh perangkat mereka.Cara pemasangannya adalah sebagai berikut:disini saya akan menyertakan skema rangkaiannya yang nantinya akan dipasang dekat dengan kilometer.semakin dekat ,semakin optimal cara kerjanya.gunakan kapasitor berkualitas bagus ,untuk keamanan,MCB disini untuk mencegah terjadinya korsleting akibat kerusakan pada kapasitor.masukan pada kotak atau box plastik yg cukup kuat.lebih baik kapasitor di cor dengan gip's atau semen,agar daya panasnya terbuang dengan baik.
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

Offline dieto33

  • Just a Forsat addict, not a real
  • Anggota CSAT v.1
  • Master
  • ********
  • Posts: 4984
  • Age: 35
  • Location: Bojonegoro, Jatim, Indonesia
  • Date Registered: January 05, 2008, 07:30:19 pm
  • Reputasi : 224
  • dieto33droid penggemar "kates" tulen
    • My Office
    • Email
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #65 on: July 20, 2009, 11:10:37 pm »
@Rajawali, aplaud for you.... ::Beer::
Trims atas pencerahannya.....
FORSAT telah merubah segalanya dalam hidupku...
Maju terus FORSATku, karena engkau... aku pun jadi bisa segalanya....

Damailah FORSATku... Keep SHARING and SOLID...
STOP PERPECAHAN
dieto33droid is

Offline tumma

  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 513
  • Location: Kec.baraka Kab.Enrekang SUL-SEL
  • Date Registered: June 12, 2009, 10:44:12 am
  • Reputasi : 5
  • jika ada kesalahan mohon dimaafkan
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #66 on: July 23, 2009, 06:47:46 am »
untuk yg hobby service tv,ini ada MENU service untuk tv

Offline tumma

  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 513
  • Location: Kec.baraka Kab.Enrekang SUL-SEL
  • Date Registered: June 12, 2009, 10:44:12 am
  • Reputasi : 5
  • jika ada kesalahan mohon dimaafkan
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #67 on: July 23, 2009, 07:41:19 am »
datasheet untuk ic receiver goldsat

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #68 on: July 24, 2009, 07:30:54 am »
manambahi alat penghemat listrik:


L = 10LILIT, email=3mm, pada ferrit
C = 10uf/450v non polar


Alat tersebut sebenarnya untuk memperbaiki cos phi (power factor).
Cos phi ideal adalah cos 90 degree (sama dengan 1). Cos phi akan bernilai 1 jika pada rangkaian listrik beban merupakan R (resistor) murni. Kecenderungan di rumah2 cos phi turun sampai kira2: 0.8.
Penurunan cos phi sendiri disebabkan karena beban yang ada di rumah mengandung kapasitor (kapasitif) dan induktor (inductive). dengan kecenderungan bersifat induktif (misal pompa air, AC, kulkas, dll). Jadi kalau di rumah anda alat yang mengandung induktor tidak ON, alat tersebut akan sia2, malah akan menjadi beban. Kapasitor cukup vital, sebab ini yang sebenarnya bekerja. Alat elektronik di rumah kebanyakan mengandung L (induktor), jadi cos phi akan turun, dan kapasitor akan mengkompensasi sehingga cos phi akan naik mendekati satu (inipun besarnya kapasitor harus seimbang dg nilai induktor).
MCB usahakan yang bagus, lonjakan arus transient saat kapasitor charge dan discharge cukup besar.
Semoga bermanfaat.
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #69 on: July 24, 2009, 07:48:43 am »
TRANSISTOR



Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.
Transistor through-hole (dibandingkan dengan pita ukur sentimeter)

Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal. Tegangan atau arus yang dipasang di satu terminalnya mengatur arus yang lebih besar yang melalui 2 terminal lainnya. Transistor adalah komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil, dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori, dan komponen-komponen lainnya.


Cara kerja semikonduktor

Pada dasarnya, transistor dan tabung vakum memiliki fungsi yang serupa; keduanya mengatur jumlah aliran arus listrik.

Untuk mengerti cara kerja semikonduktor, misalkan sebuah gelas berisi air murni. Jika sepasang konduktor dimasukan kedalamnya, dan diberikan tegangan DC tepat dibawah tegangan elektrolisis (sebelum air berubah menjadi Hidrogen dan Oksigen), tidak akan ada arus mengalir karena air tidak memiliki pembawa muatan (charge carriers). Sehingga, air murni dianggap sebagai isolator. Jika sedikit garam dapur dimasukan ke dalamnya, konduksi arus akan mulai mengalir, karena sejumlah pembawa muatan bebas (mobile carriers, ion) terbentuk. Menaikan konsentrasi garam akan meningkatkan konduksi, namun tidak banyak. Garam dapur sendiri adalah non-konduktor (isolator), karena pembawa muatanya tidak bebas.

Silikon murni sendiri adalah sebuah isolator, namun jika sedikit pencemar ditambahkan, seperti Arsenik, dengan sebuah proses yang dinamakan doping, dalam jumlah yang cukup kecil sehingga tidak mengacaukan tata letak kristal silikon, Arsenik akan memberikan elektron bebas dan hasilnya memungkinkan terjadinya konduksi arus listrik. Ini karena Arsenik memiliki 5 atom di orbit terluarnya, sedangkan Silikon hanya 4. Konduksi terjadi karena pembawa muatan bebas telah ditambahkan (oleh kelebihan elektron dari Arsenik). Dalam kasus ini, sebuah Silikon tipe-n (n untuk negatif, karena pembawa muatannya adalah elektron yang bermuatan negatif) telah terbentuk.

Selain dari itu, silikon dapat dicampur dengan Boron untuk membuat semikonduktor tipe-p. Karena Boron hanya memiliki 3 elektron di orbit paling luarnya, pembawa muatan yang baru, dinamakan "lubang" (hole, pembawa muatan positif), akan terbentuk di dalam tata letak kristal silikon.

Dalam tabung hampa, pembawa muatan (elektron) akan dipancarkan oleh emisi thermionic dari sebuah katode yang dipanaskan oleh kawat filamen. Karena itu, tabung hampa tidak bisa membuat pembawa muatan positif (hole).

Dapat disimak bahwa pembawa muatan yang bermuatan sama akan saling tolak menolak, sehingga tanpa adanya gaya yang lain, pembawa-pembawa muatan ini akan terdistribusi secara merata di dalam materi semikonduktor. Namun di dalam sebuah transistor bipolar (atau diode junction) dimana sebuah semikonduktor tipe-p dan sebuah semikonduktor tipe-n dibuat dalam satu keping silikon, pembawa-pembawa muatan ini cenderung berpindah ke arah sambungan P-N tersebut (perbatasan antara semikonduktor tipe-p dan tipe-n), karena tertarik oleh muatan yang berlawanan dari seberangnya.

Kenaikan dari jumlah pencemar (doping level) akan meningkatkan konduktivitas dari materi semikonduktor, asalkan tata-letak kristal silikon tetap dipertahankan. Dalam sebuah transistor bipolar, daerah terminal emiter memiliki jumlah doping yang lebih besar dibandingkan dengan terminal basis. Rasio perbandingan antara doping emiter dan basis adalah satu dari banyak faktor yang menentukan sifat penguatan arus (current gain) dari transistor tersebut.

Jumlah doping yang diperlukan sebuah semikonduktor adalah sangat kecil, dalam ukuran satu berbanding seratus juta, dan ini menjadi kunci dalam keberhasilan semikonduktor. Dalam sebuah metal, populasi pembawa muatan adalah sangat tinggi; satu pembawa muatan untuk setiap atom. Dalam metal, untuk mengubah metal menjadi isolator, pembawa muatan harus disapu dengan memasang suatu beda tegangan. Dalam metal, tegangan ini sangat tinggi, jauh lebih tinggi dari yang mampu menghancurkannya. Namun, dalam sebuah semikonduktor hanya ada satu pembawa muatan dalam beberapa juta atom. Jumlah tegangan yang diperlukan untuk menyapu pembawa muatan dalam sejumlah besar semikonduktor dapat dicapai dengan mudah. Dengan kata lain, listrik di dalam metal adalah inkompresible (tidak bisa dimampatkan), seperti fluida. Sedangkan dalam semikonduktor, listrik bersifat seperti gas yang bisa dimampatkan. Semikonduktor dengan doping dapat dirubah menjadi isolator, sedangkan metal tidak.

Gambaran di atas menjelaskan konduksi disebabkan oleh pembawa muatan, yaitu elektron atau lubang, namun dasarnya transistor bipolar adalah aksi kegiatan dari pembawa muatan tersebut untuk menyebrangi daerah depletion zone. Depletion zone ini terbentuk karena transistor tersebut diberikan tegangan bias terbalik, oleh tegangan yang diberikan di antara basis dan emiter. Walau transistor terlihat seperti dibentuk oleh dua diode yang disambungkan, sebuah transistor sendiri tidak bisa dibuat dengan menyambungkan dua diode. Untuk membuat transistor, bagian-bagiannya harus dibuat dari sepotong kristal silikon, dengan sebuah daerah basis yang sangat tipis.


Cara kerja transistor

Dari banyak tipe-tipe transistor modern, pada awalnya ada dua tipe dasar transistor, bipolar junction transistor (BJT atau transistor bipolar) dan field-effect transistor (FET), yang masing-masing bekerja secara berbeda.

Transistor bipolar dinamakan demikian karena kanal konduksi utamanya menggunakan dua polaritas pembawa muatan: elektron dan lubang, untuk membawa arus listrik. Dalam BJT, arus listrik utama harus melewati satu daerah/lapisan pembatas dinamakan depletion zone, dan ketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggi dengan tujuan untuk mengatur aliran arus utama tersebut.

FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong arah arus listrik utama). Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat dirubah dengan perubahan tegangan yang diberikan, untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut. Lihat artikel untuk masing-masing tipe untuk penjelasan yang lebih lanjut.


Secara umum, transistor dapat dibeda-bedakan berdasarkan banyak kategori:

* Materi semikonduktor: Germanium, Silikon, Gallium Arsenide
* Kemasan fisik: Through Hole Metal, Through Hole Plastic, Surface Mount, IC, dan lain-lain
* Tipe: UJT, BJT, JFET, IGFET (MOSFET), IGBT, HBT, MISFET, VMOSFET, MESFET, HEMT, SCR serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated Circuit) dan lain-lain.
* Polaritas: NPN atau N-channel, PNP atau P-channel
* Maximum kapasitas daya: Low Power, Medium Power, High Power
* Maximum frekwensi kerja: Low, Medium, atau High Frequency, RF transistor, Microwave, dan lain-lain
* Aplikasi: Amplifier, Saklar, General Purpose, Audio, Tegangan Tinggi, dan lain-lain



BJT (Bipolar Junction Transistor) adalah salah satu dari dua jenis transistor. Cara kerja BJT dapat dibayangkan sebagai dua dioda yang terminal positif atau negatifnya berdempet, sehingga ada tiga terminal. Ketiga terminal tersebut adalah emiter (E), kolektor (C), dan basis (B).

Perubahan arus listrik dalam jumlah kecil pada terminal basis dapat menghasilkan perubahan arus listrik dalam jumlah besar pada terminal kolektor. Prinsip inilah yang mendasari penggunaan transistor sebagai penguat elektronik. Rasio antara arus pada koletor dengan arus pada basis biasanya dilambangkan dengan β atau hFE. β biasanya berkisar sekitar 100 untuk transistor-transisor BJT.



FET dibagi menjadi dua keluarga: Junction FET (JFET) dan Insulated Gate FET (IGFET) atau juga dikenal sebagai Metal Oxide Silicon (atau Semiconductor) FET (MOSFET). Berbeda dengan IGFET, terminal gate dalam JFET membentuk sebuah dioda dengan kanal (materi semikonduktor antara Source dan Drain). Secara fungsinya, ini membuat N-channel JFET menjadi sebuah versi solid-state dari tabung vakum, yang juga membentuk sebuah dioda antara antara grid dan katode. Dan juga, keduanya (JFET dan tabung vakum) bekerja di "depletion mode", keduanya memiliki impedansi input tinggi, dan keduanya menghantarkan arus listrik dibawah kontrol tegangan input.

FET lebih jauh lagi dibagi menjadi tipe enhancement mode dan depletion mode. Mode menandakan polaritas dari tegangan gate dibandingkan dengan source saat FET menghantarkan listrik. Jika kita ambil N-channel FET sebagai contoh: dalam depletion mode, gate adalah negatif dibandingkan dengan source, sedangkan dalam enhancement mode, gate adalah positif. Untuk kedua mode, jika tegangan gate dibuat lebih positif, aliran arus di antara source dan drain akan meningkat. Untuk P-channel FET, polaritas-polaritas semua dibalik. Sebagian besar IGFET adalah tipe enhancement mode, dan hampir semua JFET adalah tipe depletion mode.



kalo bisa mengusai yg namanya trnasistor..nih bisa dikatakan hmapir menguasai 70% rangkaian elektronika..juga berbagai gerbang2 logika


untuk lebih ditailnya tentang gerbang logica..

http://id.wikipedia.org/wiki/Gerbang_logika


Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #70 on: July 31, 2009, 06:54:01 pm »
Barangkali kita sering menemui Remote control yang tidak berfungsi/tidak dapat dipakai. Kadang nyebelin  8o|
berikut ada beberapa penyebab :

Penyebab pertama adalah bukan remote controlnya yang rusak, tapi sensor di perangkat (TV/VCD/Compo dll). Pertanyaanya tentu bagaimana kita dapat menentukan yang rusak remotenya atau perangkat? bila ada perangkat/remote yang lain yang sejenis mungkin kita dapat mencobanya. Tapi bila tidak ada perangkat atau remote lain yang bisa digunakan untuk mencoba bagaimana? tenang…. ada sedikit tips. Remote control dapat dites berfungsi atau tidak dengan menggunakan radio AM/MW.  Coba nyalakan radio pada gelombang MW/AM, kemudian pencet-pencet tombol di remote sambil di dekatkan ke radio tadi. apabila di radio terdengar bunyi “tut” saat tombol di pencet, berati tombol/remote kontrol berfungsi, berarti kerusakan terjadi pada perangkat bukan pada remotenya.Cara kedua adalah dengan mengarahkan remote ke sebuah kamera HP, bila remote dalam keadaan baik pada saat tombol ditekan tekan akan ada cahaya yang tertangkap oleh kamera HP  :-$
Penyebab kedua adalah baterai remote habis, apabila hasil pengujian menggunakan radio didapatkan diagnosa remote kontrol yang rusak,hal pertama yang harus dilakukan adalah,pastikan batre remote kontrol baik/belum habis. Banyak keluhan remote kontrol rusak hanya disebabkan karena batrenya yang habis. Untuk itu,sebelum dilakukan pembongkaran remote, ada baiknya batre diganti dengan yang baru.


Penyebab ketiga adalah terminal baterai yang berkarat. ini bisa diakibatkan karena batere terlalu lama terpasang dan lembab/rusak sehingga mengakibatkan terminal batre berkarat. Bila ini terjadi, tentu arus dari batre tidak dapat menyuplai tegangan kerja ke komponen aktif remote control, dan remote tidak dapat bekerja.Penyebab paling sering adalah penggunaan batere yang murahan yang bisa menyebabkan karat biasanya batere jenis ini mengandung zat berbahaya Mercuri.

Penyebab keempat adalah papan PCB kotor atau lembab. Ini dapat dilihat hanya bila remote control sudah dibongkar. Hal yang dapat dilakukan adalah melakukan pembersihan papan PCB dari kotoran, bila terdapat kotoran yang menempel coba bersihkan PCB dengan thinner.

Penyebab kelima adalah karbon aus/tipis. Biasanya remote control, pada tombolnya dibagian bawah(sisi yang kontak dengan PCB) dilapisi karbon. apabila karbon ini habis/menipis maka tombol tidak bisa berfungsi. Apabila karbon sudah habis/tipis dapat diganti dengan lapisan almunium voil yang terdapat pada bungkus rokok. Atau dapat juga diganti dengan lapisan karbon yang baru(caranya dengan dilapisi karbon cair yang sudah beredar dipasaran.Karbon cair ini akan mengering setelah beberapa menit dilapiskan ke tombol)

Penyebab ke enam adalah led infra merah rusak. Apabila Led ini rusak, tentu data/perintah dari remote ini tidak dapat dipancarkan ke perangkat yang akan kita kontrol.

Penyebab ketujuh adalah komponen CF yang rusak. komponen ini adalah sebagai pembangkit frequensi pembawa data/perintah dari remote Control. Apabila komponen ini rusak, tentu tidak akan ada data yang bisa terkirim ke perangkat yang kita kontrol. komponen ini biasanya berbentuk kotak kadang berkaki 2 ada juga yang berkaki 3. komponen CF biasanya berwarna biru/hitam/kuning/orange.

Penyebab ke delapan adalah Casing remote yang pecah, sehingga tombol yang kita pencet tidak pas pada tombol di PCB. tentu ini akan menyebabkan tidak adanya data/perintah yang kita masukkan ke remote Control.

Penyebab ke sembilan adalah jalur PCB yang rusak. Ini akan mengakibatkan tidak berfungsinya remote kontrol. Hal yang dapat dilakukan adalah melakukan/penyambungan atau perbaikan jalur pada PCB.

Penyebab ke Sepuluh adalah kerusakan komponen aktif pada remote(transistor/IC) bila yang rusak cuma transistor mungkin bisa kita ganti dengan komponen sejenis dan se type yang ada di pasaran. Namun bila yang rusak adalah IC, biasanya sudah dapat diperbaiki  :ha rmonika

Penyebab ke sebelas adalah rusaknya komponen pasif (resistor/condensator) kerusakan jenis ini jarang sekali terjadi pada remote Control.

Demikian sekilas tentang remote Control, untuk postingan depan saya akan coba mengulas tentang bagaimana cara membuat alat untuk menguji baik tidaknya sebuah remote :tv . Ok semoga bermanfaat  (f)
« Last Edit: July 31, 2009, 06:57:13 pm by raja_waliku »
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #71 on: July 31, 2009, 07:16:01 pm »
Untuk service kerusakan TV Sharp dengan kondisi protec, saya memberikan solusinya sebagai berikut:

Pertama anda harus bersihkan dulu mainboardnya dengan sikat atau kuas yg dipotong sekitar 2cm,untuk melihat dan memastikan adanya titik solder yg tidak baik,karena titik solder yg kendur akan tergerak dan dapat anda lihat dengan jelas.Gunakan cairan thinner high gloss ( berkualitas bagus dan cepat kering ) untuk membersihkan kotor atau noda pada mainboard.Setelah bersih,periksa semua titik solder di bagian : Vertikal-Regulator/power supply-Flyback. Blok ini adalah yang paling sering terjadi kerusakan titik solder karena panas yang ditimbulkannya.terutama periksa solderan pada bagian kaki IC vertikal dan resistornya.
Ganti IC vertikal jika memang anda yakin rusak atau juga di tandai dengan berubahnya warna resistor vertikal.kerjakan dengan teliti.

Coba nyalakan pesawat TV dan perhatikan,jika masih tidak mau start secara normal ,ikuti langkah berikut ini:
Jika nyala led berwarna merah ke hijau dan berhenti menjadi kuning,kerusakan terjadi pada IC memory (24c04-24c16),ganti dengan yg baru.Setting kembali parameter di dalam servis menu. Jika led berwarna merah terus mati,kerusakan terjadi pada IC utama ( TDA 938psxxx ) atau kehilangan tegangan 3.3volt pada regulator,cek bagian power supply.

Jika berwarna hijau atau merah berkedip-kedip,ada kesalahan dalam IC memory.
ika led berwarna hijau selama 5-10 detik dan kembali merah,ada kegagalan pada bagian horisontal,periksa flyback ( cabut dan ukur dengan multimeter skala 10k pada kaki ground dan kaki yg menuju kolektor TR.output horisontal,jika bergerak meskipun sedikit berarti flyback sudah short.Juga periksa tegangan 180V untuk blok RGB,biasa terjadi kerusakan pada resistor pembatasnya .

Kesimpulan :
TV SHARP yang menggunakan IC utama seri TDA 938PSxxx,umumnya dan sering terjadi kerusakan pada : SOLDERAN YANG KURANG BAGUS, IC VERTIKAL, IC MEMORY,FLYBACK dan REGULATOR.

Tips ini sudah saya praktekan di rumah pada Sharp TV 14″ Universe dan berhasil dengan sukses. Tambahan untuk TV Sharp model ini jika gambar vertikal tidak normal (blank atas dan bawah sekitar 10 cm)coba short pin 6 dan 7 IC Utama (mode service) dan setting ulang vertikalnya.
Bagi yang awam yang ingin mencoba di rumah Hati-hati ke setrum! ingat di TV masih ada setrum sisa (1-5 Kv) walupun colokan listrik TV sudah di lepas…   semoga bermanfaat (d)
« Last Edit: October 08, 2009, 06:57:29 pm by raja_waliku »
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

Offline risvhal

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 635
  • Age: 2010
  • Location: East Java
  • Date Registered: January 14, 2008, 08:44:42 pm
  • Reputasi : 26
    • Email
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #72 on: July 31, 2009, 08:21:18 pm »
 >>/ Nice tips Bro Wali..
Kalau tv Hidupnya susah yang salah apanya bro..Polytron 14" kalau mau ngidupin harus berulang-ulang baru mau. padahal lampu power hidup tapi gak ada tarikan daya listrik seperti tv2 biasanya..
terima kasih

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #73 on: July 31, 2009, 09:44:32 pm »
>>/ Nice tips Bro Wali..
Kalau tv Hidupnya susah yang salah apanya bro..Polytron 14" kalau mau ngidupin harus berulang-ulang baru mau. padahal lampu power hidup tapi gak ada tarikan daya listrik seperti tv2 biasanya..
terima kasih
biasanya regulatornya bro kurang bagus. coba anda cek pakai stavolt dulu gimana reaksi startnya.kalau ada perubahan berarti regulatornya abnormal.
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #74 on: July 31, 2009, 09:53:45 pm »
MENU SERVICE POLYTRON


TV set in stand by mode
Press the menu buton on remote control,hold till tv on.
Input 1013 or 1014.
Change move up & down to select value
VOL +/-. To change value.
Store press menu.


http://downloads.ziddu.com/downloadfile/3912622/Polytron.zip.html
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

Offline arie

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2343
  • Date Registered: November 27, 2007, 01:21:46 am
  • Reputasi : 109
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #75 on: August 02, 2009, 12:58:42 am »
menu servis toshiba bomba ada gak bro? request nih...hehe

Offline tumma

  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 513
  • Location: Kec.baraka Kab.Enrekang SUL-SEL
  • Date Registered: June 12, 2009, 10:44:12 am
  • Reputasi : 5
  • jika ada kesalahan mohon dimaafkan
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #76 on: August 02, 2009, 11:34:39 am »
untuk toshiba coba ini bro

toshiba LCDs :


* Press the {MENU} button on the remote.
* Highlight the "Picture" icon.
* Press the {9} {3} {0} {1} buttons
on the remote control.

* The Service Menu will be displayed
with the following Modes:

"Options" - "Adjustments" - "Selections"

* Use the {OK} button to access and
navigate through these Modes.

* To change values use {VOL +} {VOL-) {P+} {P-}
* To exit, press the {MENU} button.

tv toshiba

* Turn the TV on.
* Press and hold the {VOL-} button on the TV.
* Press and hold the {9} button on the remote.
* The Service Menu will be displayed.

* Use the {CH+} or {CH-} buttons to select the item.
* Use the {VOL+} and {VOL -} buttons to adjust the value.
* Turn the set off to exit the Service Menu

toshiba

# Turn the TV on.
# Press the {MUTE} button three times on the remote.
# Press the {MUTE} button again on the remote and hold.
# Then press the {MENU} button on the TV's front panel.
# Release both buttons
# There should be a letter "S" on the upper right of the screen.
# Press the {MENU} button on the TV's front panel again.

# You are now in Service Menu.
# Use the {CH+} or {CH-} buttons to select the item.
# Use the {VOL+} and {VOL -} buttons to adjust the value.
# Turn the set off to exit the Service Menu.

Offline Simau

  • Siswa
  • ***
  • Posts: 260
  • Location: .
  • Date Registered: July 29, 2009, 02:48:54 pm
  • Reputasi : 0
  • IRON PanEL
    • Email
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #77 on: August 02, 2009, 04:38:28 pm »
Bro aku minta skema penguat signal receiver digital parabola

Offline jefmanado

  • Forum Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 6689
  • Location: 1.415456,124.718255
  • Date Registered: August 06, 2008, 03:26:13 pm
  • Reputasi : 326
    • Nonton tv pakai parabola
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #78 on: August 03, 2009, 04:49:28 pm »
mantep bangat bro rajawali.... (y)
©2009 ID jefcrew Forsat

Offline raja_waliku

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2377
  • Location: Jawa Timur
  • Date Registered: March 10, 2009, 06:09:31 pm
  • Reputasi : 268
Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #79 on: August 04, 2009, 09:28:29 pm »
Tips Mengisi IC MEMORY EEPROM Tanpa Programmer

IC MEMORY , mungkin itulah yang akrab di telinga kita ,mari kita bahas sejenak fungsi dari IC EEPROM ini



Contoh  IC EEEPROM

Berdasarkan kapasitas nya memory ini biasanya ditulis dengan nomor 24CXX nah untuk XX adalah kapasitas nya dalam Kbit .Contoh 24C08 berarti kapasitasnya 8 Kilobit ,Di toko banyak yang jual dengan nomor 24C01,24C02,24C04,24C08,24C16,24c32 NAH yang di jual di toko ini adalah data nya masih kosong.

                                           Gambar programmer EEPROM

Memory pada pesawat televisi berfungsi untuk menyimpan data setting atau konfigurasi

    * System suara ,sistem warna,nicam/stereo/mono,AV/DVD/SVHS/, subwoofer atau pun berfungsi untuk pilihan hardware misalny IC stereo prosesing ,IC av Switch ,IC tone contreol ,dll
    * Lalu berfungsi juga menyimpan data Factory misalnya : white balance,sub contras,vertikal size,horizontal wide,pengaturan EW dll.
    * Data  (user adjustment ) atau pengaturan oleh pengguna misalnya volume ,bright,contras ,warna, bass,treble,program chanel misal chanel 1 diisi rcti dengn frekwensi  600mhz dll.


Bagaimana Cara kerja IC MEMORY ?

Pada saat kita menghidupkan pesawat televisi ,maka IC program akan mengcopy (membaca) isi yang ada di IC memory misalnya vertikal berapa volumenya berapa ,chanelnya berapa dan seterusnya.Hal sebaliknya akan dilakukan pada saat tv nya dimatikan Dimana data yng sudah berubah(DIRUBAH OLEH PENGGUNA) akan disimpan kedalam IC MEMORY .(writing)

Problem yang sering terjadi adalah pada saat proses  writing kemudian tiba tiba listriknya mati ,maka hal ini dapat menyebabkan kan isi data dari IC memory ini rusak (data coruruption)  wah ternyata bukan pejabat saja yang bisa  korupsi  ic memory juga bisa korupsi hee  heee heeeeee……………………………………….

Apakah akibatnya kalau IC si memory melakukan korupsi  ,tentunya pemerintahan akan kacau balau ,terjadi pemogokan dimana mana IC Stereo mogok ,Tuner juga ikut mogok ,dan para pejabat lain ikut mogok  dan pemrintahan akan menyatakan darurat dengan menyalakan lampu led dan akan menyatakan kalau negara dalam keadaan error . Sorry bercanda soalnya baca nya serius banget sih  !      hehe…..

Pada tv sharp kalau kerusakan di ic memori biasanya ditandai dengan TV nyala sebentar terus mati dengan lampu led blinking atau kedip.jumlah kedipan nya itu biasa nya menunjukan part yng tdk bekerja atau salah setting .

Coba anda bayangkan ketika pada saat melakukan setting tiba tiba kita lupa tdk mencatat nilai awal setting sebelum kita melakukan perubahan ,sehingga tv nya menjadi kacau.

TIPS berikut ini adalah bagaimana caranya menyeting ic memory agar kembali ke default ,atau ke posisi standard (standard setting ).

    * SPAREPARTS YANG HARUS DISIAPKAN ADALAH IC MEMORY YANG KOSONG ATAU YANG BARU BELI DITOKO !Kalau yang udah ada isi nya kadang  tdk berhasil

Saya disini akan memberikan tips sederhana terutama untuk tv SHARP

    * Untuk TV sharp adalah dengan memasang  IC MEMORY yang kosong pada chasis tv ,
    * Lalu jangan dulu menghidupkan tv nya .
    * Langkah selanjutnya adalah  menshort kan jumper untuk service mode sebaiknya di solder saja kedua jumper nya ,untuk tv sharp seri wonder atau universe jumper nya ada dilokasi  J122 dan J124
    * Nah baru setelah itu TV nya dihidupkan untuk pertama kali dengan IC memory yang baru(kosong)tunggu sebentar akan terjadi proses Writing .Hasilnya wooow  seting default (seting standard nya) sudah terisi  ,lalu kita tinggal melakukan adjustment untuk vertikal saja .
    * Setelah semua OK janga lupa solderan jumper nya di buka maning .
    * Bagai mana, anda mengerti

Untuk polytron Untuk mengembalikan ke posisi default mode adalah dengan cara seperti biasa masuk ke service mode Polytron

    * Standby dulu
    * Tekan dan tahan tombol menu yang ada di remote
    * Dan untuk mengembalikan ke setting default adalah 3101

Untuk merk SAMSUNG adalah dengan cara :

    * Standby dulu
    * Tekan dan tahan tombol menu yang ada di remote dengan kode ini
    * Akan mucul dilayar settingan Factory mode
    * Untuk mengembalikan ke setting default adalah dengan memilih opsi paling bawah yaitu RESET, ingat semua data akan tereset kembali seperti TV baru.
    * Selamat mencoba

Tips dan trik ini hanya berlaku untuk model tertentu yaitu SHARP wonder, Universe sedangkan untuk SAMSUNG hampir semua tipe bisa, telah dicoba di TV model 20W200,20U200,29UF200.Oya kerusakan lain yang mungkin disebabkan adjustmen service mode ini resiko ditanggung sendiri yah hehehe
« Last Edit: August 04, 2009, 09:37:33 pm by raja_waliku »
Belajar hingga akhir hayat..! Semakin banyak kita tahu, semakin sadar bahwa kita belum tahu banyak dan kita masih harus terus belajar agar semakin tahu dan mengerti… Dan Jadilah seperti padi, semakin tua semakin berisi tapi dia semakin merunduk… (Hanyz Wijaya)

komunitas forumsatelit indonesia

Re: ELEKTRONIKA ZONE |MODIFIKASI|REPAIR|SOFTWARE|MICROKONTROL DLL.
« Reply #79 on: August 04, 2009, 09:28:29 pm »