Author Topic: Perpajakan  (Read 50703 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #20 on: September 28, 2008, 03:01:12 pm »
bro ibhany ga usah nunggu ampe tgl 6! saya baru ingat punya spt versi excel d harddisk saya!

ada 6 bagian di SPT Tahunan 1770:

1. SPT Induk
2. Lampiran I halaman 1
3. Lampiran I halaman 2
4. Lampiran II (Daftar Pemotongan / Pemungutann yang dilakukan oleh pihak lain)
5. Lampiran III (Daftar Penghasilan yang dikenakan PPh Final)
6. Lamoiran IV (Daftar Harta dan Kewajiban)

kalau bro ibhany menggunakan pencatatan maka sudah pasti form Lampiran I halaman 1 tidak usah diisi karena untuk pembukuan.
untuk mengisi SPT Tahunan usahakan dimulai dari Lampiran III dan IV.
Lampiran III diisi untuk penghasilan yang dikenakan PPh Final contoh penghasilan atas bunga deposito/tabungan, hadiah undian dll. Lampiran III ini juga berisikan informasi mengenai penghasilan yang tidak termasuk objek pajak (seperti warisan) dan penghasilan istri yang dikenakan pajak secara terpisah.
Lampiran IV berisikan daftar harta dan kewajiban. Seluruh harta yang bernilai material harus dimasukkan. Contoh tanah, mobil, rumah dll. Begitu juga dengan daftar kewajiban (hutang) yang kita miliki.
Baru masuk ke Lampiran I halaman 2, bro ibhany tinggal memasukkan peredaran bruto yang dimiliki ke kolom yang sesuai dengan jenis usahanya. untuk lebih mudah mungkin bisa menggunakan contoh yang sudah pernah saya muat sebagai latihan. Di bagian c, dimasukkan penghasilan bruto dalam negeri lainnya yang tidak termasuk penghasilan yang tidak dikenakan PPh Final sesuai dengan jenis penghasilannya. Hasil di bagian B diPindahkan Jumlah Bagian B Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 1. sedangkan hasil di bagian c diPindahkan Jumlah  Bagian C ke Formulir 1770 Angka 3.

Jika bro ibhany memiliki penghasilan yang sudah dikenakan pajak pemotongan dan pemungutan seperti jasa atau gaji bekerja di perusahaan yang dikenakan PPh Pasal 21, maka lampiran 2 ini juga harus diisi sebagai pengurang PPh terutang di SPT Induk.

Setelah mengisi semua lampiran baru beranjak ke SPT Induk.

Hasil yang ada di lampiran sudah otomatis akan terisi di induk bila kita memenuhi langkah-langkah prosedure di setiap form yang tertulis di bawahnya seperti lampiran I halaman 2 bagian b yang diPindahkan Jumlah Bagian B Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 1. tinggal menjumlahkan saja maka didapat penghasilan netto. penghasilan netto boleh dikurangi dengan zakat sebesar maksimal 2.5% dari penghasilan netto. jika penghasilan netto Rp10.000.000 maka zakat yang boleh dijadikan pengurang hanya sebesar Rp250.000 walau dalam kenyataannya mungkin kita menyumbangkan lebih daripada itu. zakat yang boleh dimasukkan hanya zakat yang disetorkan ke BAZ/LAZ dengan melampirkan bukti pembayaran zakatnya.
Setelah itu tinggal mengikuti alur penghasilan netto setelah zakat dikurangi dengan PTKP, lalu didapat PKP kalikan dengan tarif PPh Pasal 17 dikurangi dengan kredit pajak sesuai di lampiran II lalu dikurangi dengan pajak yang dibayar sendiri, yaitu PPh Pasal 25 maka didapat PPh Pasal 29 yang harus dibayar. sebagai contoh mungkin bisa menggunakan contoh yang pernah saya berikan pada post terdahulu.

Sudah jelas? mohon maaf kalau belum jelas juga. Saran saya, ikuti petunjuk yang ada di form tersebut, untuk itu sudah saya lampirkan form SPT Tahunan 1770.

Jangan lupa untuk melengkapi SPT ini mohon dilampirkan:
- Rekapitulasi Bulanan Peredaran Bruto (harus ada utk pengecekan jumlah peredaran bruto)
- Daftar Tanggungan Keluarga (harus ada utk pengecekan PTKP)
- SPP lembar ketiga (jika ada pembayaran)
- fotokopi bukti pembayaran zakat (jika ada)
- fotokopi bukti pemotongan dan pemungutan (jika ada)

Offline padjok

  • Up Level
  • Ksatria
  • *******
  • Posts: 1079
  • Age: 2015
  • Location: kota bara, sumatera selatan
  • Date Registered: April 22, 2008, 11:15:28 am
  • Reputasi : 76
  • My Jr
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #21 on: September 28, 2008, 03:06:33 pm »
izin nyedot bro ihsan!  (y)

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #22 on: September 28, 2008, 03:24:43 pm »
JEMPOLLL...mas ihsan...
mnrt mas 'pribadi',gmn pendapatnya tentang sunset policy,apakah dihari yg akan datang bs jd bumerang bagi pengusaha kaya yg bnr2 jujur.banyak lho yg takut 'terjebak' stlh bbrp thn akan datang....

Alhamdulillah ada yang nanya Sunset Policy berikut kutipan pengumuman Sunset Policy:

 
P E N G U M U M A N
NO. PENG-01/PJ/2008

FASILITAS PENGHAPUSAN SANKSI PAJAK
(SUNSET POLICY 2008)
Seluruh masyarakat dihimbau untuk memanfaatkan fasilitas perpajakan sesuai dengan Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007), yaitu:
1.   Orang pribadi yang secara sukarela mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dalam tahun 2008 dan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) tahun pajak 2007 dan tahun-tahun sebelumnya paling lambat tanggal 31 Maret 2009, diberikan penghapusan sanksi administrasi berupa bunga dan tidak dilakukan pemeriksaan, kecuali terdapat data atau keterangan lain yang menyatakan bahwa SPT Tahunan PPh yang disampaikan tidak benar atau menyatakan lebih bayar.
2.   Wajib Pajak orang pribadi atau Wajib Pajak badan yang menyampaikan pembetulan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2006 dan tahun-tahun sebelumnya dalam tahun 2008, diberikan penghapusan sanksi administrasi berupa bunga dan tidak dilakukan pemeriksaan, kecuali terdapat data atau keterangan lain yang menyatakan bahwa pembetulan SPT Tahunan PPh tersebut tidak benar.
3.   Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi Kantor Pelayanan Pajak terdekat, atau Kring Pajak 500200, atau kunjungi website DJP www.pajak.go.id.

Jakarta, 30 Juni 2008
Direktur Jenderal Pajak
t.t.d
Darmin Nasution
NIP 130605098

secara garis besar ada 2 hal:

1. Bagi WP Orang Pribadi yang mendaftarkan secara sukarela paling lambat tanggal 31 Desember 2008 diberikan fasilitas ini untuk menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun 2007 dan tahun-tahun sebelumnya paling lambat 31 Maret 2009.
2. Bagi WP Orang Pribadi dan Badan yang telah terdaftar sebelum tahun 2008 diberikan fasilitas ini untuk menyampaikan SPT Tahunan Pembetulan PPh Orang Pribadi atau SPT Tahunan Pembetulan PPh Badan tahun pajak 2006 dan tahun-tahun sebelumnya paling lambat 31 Desember 2008.

Harus diperhatikan point 1 untuk tahun pajak 2007 dan tahun sebelumnya sedangkan point ke-2 untuk tahun pajak 2006. Bagi WPOP atau Badan yang termasuk di poin ke-2 yang terlambat menyampaikan SPT Tahunan tahun pajak 2007 tetap dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Fasilitas ini hanya menghapuskan sanksi administrasi berupa bunga, bukan denda keterlambatan. Secara logika utk point nomor 1, sudah pasti akan ditagih denda keterlambatannya sebesar Rp100.000 per tahun pajak. Sedangkan utk point nomor 2, tidak dikenakan denda keterlambatan karena yang dilaporkan hanyalah SPT Tahunan Pembetulan.

Otomatis yang menikmati fasilitas ini adalah SPT Tahunan yg statusnya Kurang Bayar, bukan yang nihil. Tapi jangan dibuat-buat jadi kurang bayar! Tetap dilaporkan apa adanya saja!

Yang menarik adalah :
1. Data yang terungkap pada SPT Tahunan Sunset Policy TIDAK DAPAT DIJADIKAN DASAR PEMERIKSAAN.
2. Data yang terungkap pada SPT Tahunan Sunset Policy TIDAK DAPAT DIJADIKAN DASAR PEMBUATAN SURAT KETETAPAN PAJAK LAINNYA SEPERTI PPN dan PPh Pemotongan dan Pemungutan.
3. Jika Anda sedang diperiksa dan belum diterbitkan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan, buruan gunakan fasilitas ini maka pemeriksaan akan dihentikan sekarang juga.
4. untuk WPOP yang masuk dalam kategori point 1, TIDAK DILAKUKAN PEMERIKSAAN.

tentu saja semua ini dapat diterapkan jika terdapat data atau keterangan lain yang menyatakan bahwa SPT Tahunan PPh yang disampaikan tidak benar atau menyatakan lebih bayar atau terdapat data atau keterangan lain yang menyatakan bahwa pembetulan SPT Tahunan PPh tersebut tidak benar. Jadi pastikan seluruh data telah dimasukkan ke dalam SPT Tahunan Sunset Policy ini, jangan sampai ada yang kelewatan.

Jangan lupa menuliskan di atas form SPT Tahunan : PEMBETULAN BERDASARKAN PASAL 37 A UU KUP.

Kalau kurang puas juga atas jawaban saya, saya lampirkan booklet Sunset Policy.

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #23 on: September 28, 2008, 03:34:38 pm »
bookletnya besar banget ukurannya... akan saya upload yang penting-penting saja! tapi jangan sekarang.. tunggu aja!

Offline Zero

  • Murid
  • **
  • Posts: 135
  • Location: Pies
  • Date Registered: August 25, 2008, 09:27:13 am
  • Reputasi : 6
  • FORSAT !!! Majuuu...!!!
Re: Perpajakan
« Reply #24 on: September 28, 2008, 05:19:52 pm »
Sekedar info mas..
pemerintah pusat begitu gencar buat sunset policy dan himbauan2 sejenisnya trmsk penerbitan NPWP tp SDManusia dan Teknologi gak memadai didaerah2...

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #25 on: September 28, 2008, 05:48:14 pm »
Sekedar info mas..
pemerintah pusat begitu gencar buat sunset policy dan himbauan2 sejenisnya trmsk penerbitan NPWP tp SDManusia dan Teknologi gak memadai didaerah2...

problem lama, mas! seharusnya ketika DJP gencar menginginkan institusinya menjadi modern seharusnya generasi yang tua dikasih pilihan pensiun dini. nyatanya tidak dgn alasan kekurangan dana. Di daerah sendiri perubahan KPP menjadi KPP Pratama baru launching tahun ini. Jadi masih dalam era transisi. Kita lihat saja nanti mudah-mudahan mereka bisa berubah menjadi institusi modern.

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10477
  • Age: 63
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 757
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #26 on: September 28, 2008, 10:31:45 pm »
Sekedar info mas..
pemerintah pusat begitu gencar buat sunset policy dan himbauan2 sejenisnya trmsk penerbitan NPWP tp SDManusia dan Teknologi gak memadai didaerah2...

problem lama, mas! seharusnya ketika DJP gencar menginginkan institusinya menjadi modern seharusnya generasi yang tua dikasih pilihan pensiun dini. nyatanya tidak dgn alasan kekurangan dana. Di daerah sendiri perubahan KPP menjadi KPP Pratama baru launching tahun ini. Jadi masih dalam era transisi. Kita lihat saja nanti mudah-mudahan mereka bisa berubah menjadi institusi modern.
Rupanya Bro Insan akhli perpajakan
Proud to be part of http://www.crowngroup.com.au/

Offline Zero

  • Murid
  • **
  • Posts: 135
  • Location: Pies
  • Date Registered: August 25, 2008, 09:27:13 am
  • Reputasi : 6
  • FORSAT !!! Majuuu...!!!
Re: Perpajakan
« Reply #27 on: September 29, 2008, 08:43:51 am »
Quote
problem lama, mas! seharusnya ketika DJP gencar menginginkan institusinya menjadi modern seharusnya generasi yang tua dikasih pilihan pensiun dini. nyatanya tidak dgn alasan kekurangan dana. Di daerah sendiri perubahan KPP menjadi KPP Pratama baru launching tahun ini. Jadi masih dalam era transisi. Kita lihat saja nanti mudah-mudahan mereka bisa berubah menjadi institusi modern.

Di kota saya,pratama udah dimulai bbrp minggu yg lalu,pokoknya kacau balau deh.kita mau urusan ama yg bersangkutan,tp yg bersangkutan juga ga tau posisi dan jabatannya.akhirnya urusan PENTING ngambang dan ga tau kapan bisa diselesaikan.
« Last Edit: September 29, 2008, 11:35:06 am by sk8ergeek »

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #28 on: September 29, 2008, 02:16:24 pm »
Sekedar info mas..
pemerintah pusat begitu gencar buat sunset policy dan himbauan2 sejenisnya trmsk penerbitan NPWP tp SDManusia dan Teknologi gak memadai didaerah2...

problem lama, mas! seharusnya ketika DJP gencar menginginkan institusinya menjadi modern seharusnya generasi yang tua dikasih pilihan pensiun dini. nyatanya tidak dgn alasan kekurangan dana. Di daerah sendiri perubahan KPP menjadi KPP Pratama baru launching tahun ini. Jadi masih dalam era transisi. Kita lihat saja nanti mudah-mudahan mereka bisa berubah menjadi institusi modern.
Rupanya Bro Insan akhli perpajakan

hany ingin berbagi ilmu, bro daeng!

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #29 on: September 30, 2008, 06:32:38 am »
Quote
problem lama, mas! seharusnya ketika DJP gencar menginginkan institusinya menjadi modern seharusnya generasi yang tua dikasih pilihan pensiun dini. nyatanya tidak dgn alasan kekurangan dana. Di daerah sendiri perubahan KPP menjadi KPP Pratama baru launching tahun ini. Jadi masih dalam era transisi. Kita lihat saja nanti mudah-mudahan mereka bisa berubah menjadi institusi modern.

Di kota saya,pratama udah dimulai bbrp minggu yg lalu,pokoknya kacau balau deh.kita mau urusan ama yg bersangkutan,tp yg bersangkutan juga ga tau posisi dan jabatannya.akhirnya urusan PENTING ngambang dan ga tau kapan bisa diselesaikan.

biasa, bro! namanya juga restrukturisasi di institusi pemerintahan beda ama di swasta! terutama berkaitan dengan masalah mutasi.

Offline Ibani_neo

  • fanatisme fta
  • Forum Moderator
  • Guru
  • *****
  • Posts: 3447
  • Age: 6
  • Location: Latitude: -2.4191° Longitude: 115.2473°/Amsterdam city~ ASj
  • Date Registered: May 29, 2008, 11:26:25 am
  • Reputasi : 90
  • the legend of sa'ilanmaulah
    • Www.Ibnet.Forumsmotion.Com
Re: Perpajakan
« Reply #30 on: October 01, 2008, 10:14:48 am »
bs dipahami dengan jelas (y)pak muhammad ihsan kalau lebih dari satu anak usaha tapi bukan atas nma  dan NPWP bukan nma kita akan tetapi bagian dari usaha yg dijalankan oleh kita apa diperbolehkan dalam SPP bulan dan SPT jadikan 1 sebab yg sekarang ini terpisah...???
5F206429

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #31 on: October 01, 2008, 01:08:19 pm »
bs dipahami dengan jelas (y)pak muhammad ihsan kalau lebih dari satu anak usaha tapi bukan atas nma  dan NPWP bukan nma kita akan tetapi bagian dari usaha yg dijalankan oleh kita apa diperbolehkan dalam SPP bulan dan SPT jadikan 1 sebab yg sekarang ini terpisah...???

bro ibhany memiliki banyak usaha gitu? tapi bukan atas nama bro ibhany dan telah memiliki NPWP bukan atas nama bro ibhany? terus pakai nama siapa? istrinya bro ibhany? kalau bukan atas nama bro ibhany dan sudah memiliki NPWP bukan atas nama bro ibhany, ya jangan digabung dengan penghasilan bro ibhany, dong! lain kalau atas nama istri, maka penghasilan istri juga harus digabung dan PTKP bro ibhany akan bertambah Rp13.200.000 atas istri yang berpenghasilan.

Lain kalau usaha tersebut milik bro ibhany dan merupakan cabang dari usahanya bro ibhany maka penghasilan atas usaha tersebut harus digabung! kalau di WPOP dikenal istilah Pengusaha Tertentu yaitu pengusaha yang bergerak dalam bidang grosir dan melakukan penyerahan langsung kepada konsumen kecuali pengusaha otomotif maka atas setiap cabang/gerai/outlet yang dimiliki oleh oleh pengusaha ini diwajibkan menyetorkan PPh Pasal 25 ayat (7) setiap bulannya sebesar 1% dari peredaran bruto di setiap cabang/gerai/outletnya dan dijadikan pembayaran PPh yang dibayar sendiri sebagai pengurang PPh Pasal 29 di SPT Tahunannya dan digabung peredaran brutonya.

Untuk UU PPh tahun 2008 yang sudah disahkan tarif 1% tersebut akan diturunkan per 1 Januari 2009! Kalau bisa tahan dulu, bro! lumayan lho walaupun cuma 1%.


Offline Ibani_neo

  • fanatisme fta
  • Forum Moderator
  • Guru
  • *****
  • Posts: 3447
  • Age: 6
  • Location: Latitude: -2.4191° Longitude: 115.2473°/Amsterdam city~ ASj
  • Date Registered: May 29, 2008, 11:26:25 am
  • Reputasi : 90
  • the legend of sa'ilanmaulah
    • Www.Ibnet.Forumsmotion.Com
Re: Perpajakan
« Reply #32 on: October 02, 2008, 02:07:47 pm »
makasėh pak ihsan...saran nya... hitung2 bantu negara kita juga
5F206429

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #33 on: October 05, 2008, 05:38:55 pm »
makasėh pak ihsan...saran nya... hitung2 bantu negara kita juga

selamat menjalankan kewajiban sebagai warga negara yang baik, bro ibhany!

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10477
  • Age: 63
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 757
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #34 on: October 08, 2008, 06:06:45 am »

Contoh nya di negara pesekutuan mereka maju nya dari TAX(pajak)

Seperti saya setiap  quater bayar pajak GST(good and services tax) plus pajak untuk gaji kariawan, tapi kalau yg terima gaji mereka setiap gajian pajak nya langsung di potong dari perusahaan nanti setiap tahun nya perusahaan megeluar kan group sertifikat jumlah pendapatan setahun dan berapa jumlah pajak yg di bayar
Setelah itu di bawa ke accountan nanti accountan yg menghitung nya berapa pajak yg telah di bayar sama perusaahan dan berapa pajak yg bisa kembali, umpanya pajak $6000 dan pengeluaran seperti beli sepatu kerja, dan kebutuhan kerja lain nya jadi $6000 - kebutuhan kerja jadi Accountan nanti mengasih rincian berapa pajak yg kembali lumayan lah kalau kembali $800 kan
Disni gajian kariawan per minggu atau dua minggu tidak ada sampai sebulan.


Regards,

D.Effendi
Proud to be part of http://www.crowngroup.com.au/

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #35 on: October 08, 2008, 02:45:32 pm »

Contoh nya di negara pesekutuan mereka maju nya dari TAX(pajak)

Seperti saya setiap  quater bayar pajak GST(good and services tax) plus pajak untuk gaji kariawan, tapi kalau yg terima gaji mereka setiap gajian pajak nya langsung di potong dari perusahaan nanti setiap tahun nya perusahaan megeluar kan group sertifikat jumlah pendapatan setahun dan berapa jumlah pajak yg di bayar
Setelah itu di bawa ke accountan nanti accountan yg menghitung nya berapa pajak yg telah di bayar sama perusaahan dan berapa pajak yg bisa kembali, umpanya pajak $6000 dan pengeluaran seperti beli sepatu kerja, dan kebutuhan kerja lain nya jadi $6000 - kebutuhan kerja jadi Accountan nanti mengasih rincian berapa pajak yg kembali lumayan lah kalau kembali $800 kan
Disni gajian kariawan per minggu atau dua minggu tidak ada sampai sebulan.


Regards,

D.Effendi

kalo di Indonesia setiap Kantor Pelayanan Pajak yang sudah menjadi Kantor Pelayanan Pajak Pratama menyediakan Account Representative (AR) untuk setiap wajib pajak. Tidak seperti dulu, kalau ada wajib pajak yang datang cuman bisa celingak-celinguk bingung mau nanya sama siapa! sekarang wajib pajak bisa datang ke KPP Pratama dan langsung bilang, "Saya ingin ketemu dengan AR saya!"

Apa sih Account Representative (AR)? Account Representative (AR) itu adalah petugas yang memberikan pelayanan, penyuluhan, bimbingan dan konseling kepada wajib pajak secara gratis. Setiap AR sudah memiliki wajib pajaknya sendiri dan wilayahnya sendiri. Misalnya: AR ini menangani berapa rt/rw di kelurahan mana, kecamatan mana berdasarkan data di database Pajak Bumi dan Bangunan dan di dalam wilayah tersebut terdapat berapa wajib pajak orang pribadi dan badannya yang akan menjadi tanggung jawabnya untuk melayani wajib pajak tersebut. Wajib pajak dapat menanyakan apa saja mengenai perpajakan kepada AR. AR pun harus memberikan pelayanan dengan baik terhadap Wajib Pajak. AR bekerja di bawah Seksi Pengawasan dan Konsultasi. Biasanya dalam 1 kantor terdapat 4 Seksi Pengawasan dan Konsultasi dan memiliki AR maksimal 40 orang.

So... sekarang setiap Wajib pajak tidak harus datang atau menyewa ke akuntan atau ke konsultan pajak. Cukup datang ke KPP Pratama dan menanyakan siapa AR-nya dan Anda bisa bertanya apa saja mengenai perpajakan secara GRATIS!

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10477
  • Age: 63
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 757
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #36 on: October 08, 2008, 04:42:53 pm »
Sama juga disini semua nya online and free, bisa juga claim tax on line.
Tapi lebih bagus mengunakan Accountant karena banyak yg bisa di claim it back

Uang yg kita bayar kan untuk accountant bisa di claim kembali jadi mutar mutar saja

Seperti beli mobil baru dan perlengkapan perusahaan dsb ini semua nya urusan accountant yg ngurus nya.
Kan lumayan beli mobil baru sebagai company expenses untuk mengurangin pajak

System pajak di Indonesia dan hukum nya beda dengan yg di pergunakan di Australia di Australia "Common Law" sama seperti England, S'pore



Regards
« Last Edit: October 08, 2008, 04:53:47 pm by daengsat »
Proud to be part of http://www.crowngroup.com.au/

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #37 on: October 08, 2008, 04:51:57 pm »
Sama juga disini semua nya online and free, bisa juga claim tax on line.
Tapi lebih bagus mengunakan Accountant karena banyak yg bisa di claim it back



suka restitusi juga nih, bro daeng!

Offline Daengsat

  • Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, Lets be gone be by gone
  • Global Moderator
  • Maestro
  • *****
  • Posts: 10477
  • Age: 63
  • Location: Sydney NSW, Australia
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:03 pm
  • Reputasi : 757
  • Daengsat Pty Ltd Australia
    • http://www.daengsat.com.au
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #38 on: October 08, 2008, 05:00:20 pm »
Sama juga disini semua nya online and free, bisa juga claim tax on line.
Tapi lebih bagus mengunakan Accountant karena banyak yg bisa di claim it back



suka restitusi juga nih, bro daeng!
Saya harus liat kamus online Restitution (pengantian rugi ) sudah jelas donk karena kan kita usaha jadi pajak kita bayar kelibihan nya kita musti dapat kan kembali kan fair
Proud to be part of http://www.crowngroup.com.au/

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2283
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Perpajakan
« Reply #39 on: October 08, 2008, 05:02:15 pm »
Sama juga disini semua nya online and free, bisa juga claim tax on line.
Tapi lebih bagus mengunakan Accountant karena banyak yg bisa di claim it back



suka restitusi juga nih, bro daeng!
Saya harus liat kamus online Restitution (pengantian rugi ) sudah jelas donk karena kan kita usaha jadi pajak kita bayar kelibihan nya kita musti dapat kan kembali kan fair

restitusi itu kalau di Indonesia artinya pengembalian uang pajak yang telah dibayarkan kepada wajib pajak oleh negara. yup.... itu kan haknya warga negara yang patuh menjalankan kewajibannya!