Author Topic: Tamiya Mini 4wd  (Read 12511 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

hans_aja

  • Guest
Tamiya Mini 4wd
« on: July 19, 2009, 10:05:31 pm »
Segala tentang mainan yg dulu sempat menghebohkan di waktu SMP gw hehe yaitu

TAMIYA MINI 4WD

http://www.youtube.com/watch?v=yBvN7gC8bFU




Sukur2 kalo ada yg hobi banget sama tamiya ini, kalo gw cuman ingin refresh memori masa kecil aja , kalo dulu beli mainan minta ortu kalo sekrang beli sendiri hehe...



Offline sk8erdroid

  • masih muridnya
  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 4493
  • Age: 2015
  • Location: Macet City
  • Date Registered: September 25, 2007, 07:49:49 am
  • Reputasi : 257
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #1 on: July 19, 2009, 10:07:02 pm »
seneng dulu coba avante dan jolly joker  (y)

hans_aja

  • Guest
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #2 on: July 19, 2009, 10:16:56 pm »
Seri Dash 2 Pro



Dash 3 Pro


hans_aja

  • Guest
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #3 on: July 19, 2009, 10:18:46 pm »
Avante Nero MKIII



Avante Azure MKIII


hans_aja

  • Guest
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #4 on: July 19, 2009, 10:19:29 pm »
seneng dulu coba avante dan jolly joker  (y)

Refresh aja mas hahaha.. biar ngga mumet di parabola

hans_aja

  • Guest
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #5 on: July 19, 2009, 10:31:10 pm »
Tridagger Pro



Avante X Pro

« Last Edit: July 19, 2009, 10:33:46 pm by hans_aja »

hans_aja

  • Guest
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #6 on: July 21, 2009, 08:49:57 pm »
Accesories


Torque Tuned Motor PRO
All-new design double-shaft high torque motor designed for use with Mini 4WD Pro series racers. Motor reduces power loss and provides high speed running even on slopes and curves. Either end of the double-shaft features press fit brass pinion gears for efficient power transmission. *Compatible chassis: Mini 4WD PRO series chassis (NOT compatible with Dangun or non- PRO series racers)


Mini 4WD 60mm HG Reinforced Shaft
Reinforced 60mm hexagonal shafts designed for use with Mini 4WD PRO and normal Mini 4WD racers. Highly durable material is warp-resistant, making these shafts ideal for upgrading your Mini 4WD machine. *Compatible chassis: Mini 4WD Pro, Mini 4WD Type 3, 5, Super 1, FM, TZ, TZ-X, VS


Super Speed Gear Set (for MS Chassis)
Super fast 3.5:1 ratio gear included with touring car style Mini 4WD Pro racers is also available as a Grade-Up parts set. Adding this gear set allows you to kick your machine's speed up to the next level, giving it the ability to demolish the competition! *Compatible chassis: Mini 4WD PRO series chassis (NOT compatible with Dangun or non- PRO series racers)


hans_aja

  • Guest
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #7 on: July 26, 2009, 11:21:37 am »
Super Avante White Speci



Avante MK.III Red Specia


Neo Falcon White Special




Offline xinhan

  • JTG2261
  • Siswa
  • ***
  • Posts: 315
  • Location: 110.79 E, 7.60 S
  • Date Registered: August 07, 2008, 10:18:57 am
  • Reputasi : 15
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #8 on: July 30, 2009, 02:44:42 pm »
Besutanku dulu ASTUTE..

dan Avante


Sekarang entah kemana....
« Last Edit: July 30, 2009, 02:47:03 pm by xinhan »

hans_aja

  • Guest
Re: Tamiya Mini 4wd
« Reply #9 on: September 28, 2009, 08:55:17 am »
Mengukur Kecepatan Menggunakan Tamiya SpeedChecker (#15183)
Tanggal Posting : 2009-09-05 11:52:00

Di kalangan penghobi mini4wd speedchecker merupakan sesuatu yang penting untuk kita dapat melakukan pengukuran terhadap mobil kita.

Dalam speedchecker ini Pengukuran dapat dilakukan dengan 2 cara :

1. Menggunakan Mode Kecepatan (km/h) Hidupkan speedchecker, kemudian letakkan mobil dalam kondisi berjalan dan letakkan di atas bantalan putar. Setelah gambar mobil di layar berhenti berkedip tekan tombol ”Start”, perhatikan terus hingga terdengar beep panjang beberapa kali tanda pengukuran telah selesai. Speedchecker akan menampilkan nilai pengukuran tertinggi dari seluruh pengukuran. Hasil dari pengukuran ini adalah Kecepatan Maksimum yang ditempuh oleh mobil dalam satuan km/h

2. Menggunakan Mode Jarak Tempuh Hidupkan speedchecker, tekan tombol ”Select” sehingga layar menampilkan angka ”300” (angka tersebut adalah representasi dari jarak tempuh 300 meter ) kemudian letakkan mobil dalam kondisi berjalan dan letakkan di atas bantalan putar. Setelah gambar mobil di layar berhenti berkedip tekan tombol ”Start”, angka akan berganti menjadi waktu yang kita tempuh untuk mencapai 300 meter jarak tempuh.

Jarak tempuh pada saat pengukuran di representasikan dengan ”bar” yang makin lama makin berkurang, setelah semua bar menghilang tandanya kita telah menempuh sejauh 300 meter dan pengukuran telah selesai. Hasil yang didapat adalah waktu tempuh sepanjang 300 meter dalam satuan detik (s)

Catt : Pada pengukuran menggunakan mode jarak tempuh ini kita dapat mengatur jarak tempuh kurang dari 300 meter.


Pengukuran kec > 99 km/h
Pada mode pengukuran nomor 2 sering kita gunakan untuk mengukur kecepatan yang melebihi 100 km/h.
Perhitungan yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan rumus di bawah ini

Kecepatan (km/h) = (Jarak / waktu tempuh) X (3600/1000)

Contoh :
Jarak Tempuh = 300 meter
Waktu tempuh = 10 detik
Menggunakan rumus di atas :
Kecepatan = (300/10) x 3,6 = 108 km/h


Pengukuran RPM Ban
Rotation Per Minute atau RPM secara sederhana juga dapat diukur menggunakan cara nomor 2 yaitu dengan rumus :

RPM = ((60 / waktu tempuh) x jarak tempuh ) / keliling Ban

Contoh :
Keliling ban = 5cm = 0,05 meter
Jarak Tempuh = 300 meter
Waktu Tempuh = 10 detik
Menggunakan rumus :
RPM = ((60/10) x 300) / 0.05 = 36.000 rpm


Sepintas memang alat ini adalah miniatur dari dynotest yang biasa kita jumpai di bengkel-bengkel Dynotest tapi ternyata fasilitas yang disediakan oleh speedchecker ini tidak selengkap yang biasa kita jumpai di bengkel-bengkel dynotest. Di speedchecker kita hanya bisa mengukur kecepatan, waktu tempuh dan RPM karena parameter yang disediakan hanya berdasarkan putaran ban. Sementara DynoTest selain kecepatan juga menyediakan perhitungan Horse Power (HP = Torque x RPM), Torque dengan perhitungan Gaya Putar Piston kendaraan dengan satuan Newton dikalikan dengan Jarak dengan satuan meter (Torque = F x r) dan lebih spesifik Dynotest dapat pula menghitung putaran mesin bukan putaran ban seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Secara umum speedchecker sudah sangat membantu mengetahui parameter yang ada di mesin kita, walaupun tidak merepresentasikan kondisi sebenarnya, karena ketika kita menjalankan mobil di track maka faktor-faktor lain seperti derajat tiang, kondisi dan jenis ban, jenis dan jumlah roler, gaya gesekan statis dan kinetis dengan track, serta kondisi dan track pada saat pengukuran dan lain-lain amat mempengaruhi perhitungan kecepatan yang di hasilkan, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa speedchecker dapat digunakan hanya untuk pengukuran awal dan bukan pengukuran detil lanjutan karena untuk hal tersebut dibutuhkan beberapa parameter yang tidak dapat kita dapatkan pada speedchecker.


Semoga Membantu :)

Referensi :
http://saft7.com/?p=368 http://triatmono.wordpress.com/2007/07/09/pilih-mana-torsi-vs-power/
http://en.wikipedia.org/wiki/Torque
http://en.wikipedia.org/wiki/Horse_power
http://en.wikipedia.org/wiki/Speed