Author Topic: Pointing dan Blindscanning  (Read 17174 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Budiarno

  • Off The Line
  • Maestro
  • ********
  • Posts: 11837
  • Date Registered: September 21, 2007, 06:19:37 pm
  • Reputasi : 624
  • When U Know d'Truth
    • I can hardly speak up, so I write it down
Pointing dan Blindscanning
« on: May 16, 2009, 07:57:54 am »
Tutorial ini buat yang masih baru mengenal dunia pertelevisian satelit digital.

Level:
Newbie

Suatu saat ketika kita ingin pointing baik menggunakan actuator maupun hanya bermodalkan tongkat kayu seperti saya, :D bisa dipastikan akan menemui kendala. Hal utama adalah menentukan posisi satelit di atas sana.

Cara termudah yang sering saya lakukan adalah dengan menampilkan salah satu parameter tv satelit yang akan dipointing. Contohnya kalo kita ingin pointing ke Satelit Palapa C2, kita standby di Channel Indosiar (misalnya), selanjutnya baru kita mulai mengarahkan dish ke posisi satelit yang dituju. Yang ini mungkin mudah karena kalau sinyal maksimal sudah ketemu, kita tinggal blindscan.

Bagaimana kalo kita ingin “melacak” sinyal dari satelit lain yang sama sekali belum pernah kita jajaki?

Sepengalaman saya, setidaknya arah dish sudah selari Timur dan Barat nya baru kita mulai pointing dengan system benar-benar buta. Ini karena kita tidak punya alat lain kecuali seperangkat receiver (blindscanning supported) dan positioner.

Anggap saja kita sama sekali tidak tau satu pun dari parameter transponder di satelit yang akan kita pointing. Dengan asumsi ini, kita hanya bergantung pada signal strength yang terlihat di Info (tekan tombol info di remote pada channel tertentu). Misalnya pada channel Indosiar.

Lihat Signal Strength (Kekuatan Sinyal)nya berapa. Tinggal geser arah dish ke barat atau ke timur (tergantung dari posisi satelit yang akan kita pointing). Saran saya, jika saat ini rekan-rekan baru punya beberapa list satelit yang bisa dipointing, misalnya baru nyampe di Palapa C2, Telkom, Asiasat3, Asiasat 2, dan Chinasat 6B, mulailah pointing sedikit-demi sedikit.

Jika ingin pointing ke Measat misalnya, bisa dicoba dengan mengarahkan dish ke salah satu channel di Asiasat 2 (pointing sampe sinyal Asiasat 2 muncul). Geser dish ke Barat sedikit demi sedikit, cari signal strength terkuat (perhatikan INFO, bila perlu dicatat). Jika signal strength terkuat terlewatkan, geser kembali ke timur dishnya ke posisi signal strength terkuat tadi.

Karena di antara Asiasat 2 dan Measat ada beberapa satelit lainnya, kemungkinan kita telah pointing ke satelit tersebut sangat besar. Tapi, silakan diblindscanning aja, dan lihat hasilnya. Jika hasilnya ternyata adalah satelit India (Insat 3A at 930E), atau blank sama sekali, silakan geser lagi ke barat dishnya, dan temukan lagi signal strength tertinggi. Lalu ulang blindscanningnya hingga menemukan satelit yang kita inginkan.



Selamat mencoba!

NB:
Untuk Blindscanning, gunakan mode tercepat saja. Kalo udah dapat posisi satelit yang diinginkan, baru gunakan mode detail.
« Last Edit: May 16, 2009, 08:03:31 am by maxx »


I'm Here - My blog > DVBS

komunitas forumsatelit indonesia

Pointing dan Blindscanning
« on: May 16, 2009, 07:57:54 am »