Author Topic: Renungan - Cerita Motivasi dan Inspiratif...!!  (Read 151052 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline joker

  • Masih memohon bimbingan dari para
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2205
  • Age: 43
  • Location: DKI
  • Date Registered: April 07, 2009, 06:01:11 pm
  • Reputasi : 151
  • Carilah ilmu setinggi langit
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Opera 9.80 Opera 9.80
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #80 on: October 24, 2010, 09:18:12 am »
Ada seorang ayah yang mempunyai anak. Ayah ini sangat menyayangi anaknya. Di suatu weekend, si ayah mengajak anaknya untuk pergi ke pasar malam. Mereka pulang sangat larut. Di tengah jalan, si anak melepas seat beltnya karena merasa tidak nyaman. Si ayah sudah menyuruhnya memasang kembali, namun si anak tidak menurut.

Benar saja, di sebuah tikungan, sebuah mobil lain melaju kencang tak terkendali. Ternyata pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si ayah selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah. Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya, karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan.

Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam saja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam anaknya. Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena ternyata tempat ‘hangat’ tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yang terbakar hebat.

Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa liontin yang tajam itu sudah berkarat, namun apa daya si anak tidak dapat mendengar, hanya dapat merasakan. Ia hanya bisa berharap anaknya sepenuhnya percaya kalau papanya hanya melakukan yang terbaik untuk anaknya.

Saat-saat paling bahagia si ayah adalah saat dia mendengar anaknya mengutarakan perasaannya, isi hatinya. Saat anaknya mendiamkan dia, dia merasa tersiksa, namun ia senantiasa berada disamping anaknya, setia menjaganya. Dia hanya bisa berdoa dan berharap, kalau suatu saat Tuhan boleh memberi mujizat. Setiap hari jam 4 pagi, dia bangun untuk mendoakan kesembuhan anaknya. Setiap hari.

Beberapa tahun berlalu. Di suatu pagi yang cerah, sayup-sayup bunyi kicauan burung membangunkan si anak. Ternyata pendengarannya pulih! Anak itu berteriak kegirangan, sampai mengejutkan si ayah yg tertidur di sampingnya. Kemudian disusul oleh pengelihatannya. Ternyata Tuhan telah mengabulkan doa sang ayah. Melihat rambut ayahnya yang telah memutih dan tangan sang ayah yg telah mengeras penuh luka, si anak memeluk erat sang ayah, sambil berkata.

“Ayah, terima kasih ya, selama ini engkau telah setia menjagaku.”
slowly but sure just enjoy this life ;)
Joker

Offline urattidur

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 553
  • Date Registered: July 12, 2010, 12:57:14 am
  • Reputasi : 13
  • OS:
  • BlackBerry 9000 BlackBerry 9000
  • Browser:
  • Unknown Unknown
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #81 on: October 24, 2010, 11:26:16 pm »
Weeeuuuwww... Bro joker, bergetar gw.. Te o pe :)

Offline bnoi

  • Up Lepel
  • Siswa
  • ***
  • Posts: 485
  • Location: Lumajang
  • Date Registered: December 15, 2008, 11:44:34 am
  • Reputasi : 9
  • Buat Dw
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 3.5.14 Firefox 3.5.14
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #82 on: October 27, 2010, 12:49:40 pm »
Kita Mesti Telanjang dan Benar-benar Bersih
Suci Lahir dan Di Dalam Batin
Tegaklah Ke Dalam Sebelum Bicara
Singkirkan Debu Yang Masih Melekat

Singkirkan Debu Yang Masih Melekat

Anugerah dan Bencana Adalah Kehendaknya
Kita Mesti Tabah Menjalani
Hanya Cambuk Kecil Agar Kita Sadar
Adalah Dia Di Atas Segalanya

Adalah Dia Di Atas Segalanya

Anak Menjerit-jerit
Asap Panas Membakar
Lahar dan Badai Menyapu Bersih
ini Bukan Hukuman
Hanya Satu Isyarat
Bahwa Kita Mesti Banyak Berbenah

Memang
Bila Kita Kaji Lebih Jauh
Dalam Kekalutan
Masih Banyak Tangan
Yang Tega Berbuat Nista Oh
Tuhan Pasti Telah Memperhitungkan
Amal dan Dosa Yang Telah Kita Perbuat
Kemanakah Lagi Kita Kan Sembunyi
Hanya Kepadanya Kita Kembali
Tak Ada Yang Bakal Bisa Menjawab
Mari
Hanya Tunduk Sujud Padanya

Kita Mesti Berjuang Memerangi Diri
Bercermin dan Banyaklah Bercermin
Tuhan Ada Di Sini Di Dalam Jiwa Ini
Berusahalah Agar Dia Tersenyum Oh
Berubahlah Agar Dia Tersenyum


Lirik Lagu ” Untuk Kita Renungkan “
Artis ” Ebiet G. Ade “
(click to show/hide)

Offline urattidur

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 553
  • Date Registered: July 12, 2010, 12:57:14 am
  • Reputasi : 13
  • OS:
  • BlackBerry 9000 BlackBerry 9000
  • Browser:
  • Unknown Unknown
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #83 on: October 27, 2010, 10:46:04 pm »
Syair lagu..

Offline joker

  • Masih memohon bimbingan dari para
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2205
  • Age: 43
  • Location: DKI
  • Date Registered: April 07, 2009, 06:01:11 pm
  • Reputasi : 151
  • Carilah ilmu setinggi langit
  • OS:
  • BlackBerry 8520 BlackBerry 8520
  • Browser:
  • Unknown Unknown
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #84 on: October 28, 2010, 02:31:27 pm »
????''Jangan bangga dengan tempat tidur yg empuk, karena tempat tidur kita yang terakhir adalah TANAH..."

''Jangan bangga dengan rumah yang banyak dan mewah, karena rumah terakhir kita adalah KUBURAN..."

''Jangan bangga dengan titel/gelar, karena titel kita yang terakhir adalah ALMARHUM(alm)..."

"Jangan bangga dengan wajah yang ganteng/cantik, karena wajah kita yang terakhir adalah TENGKORAK..."

"Jangan bangga dengan handphone mahal/canggih, karena alat komunikasi yang bisa menyelamatkan kita adalah DOA..."

Gatal tangan kiri tidak mungkin kita garuk dengan tangan kiri pula, kita membutuhkan bantuan dari tangan kanan...

TUHAN lah yg MAHA HEBAT bukan kita !

Sebarkan ke semua teman anda, untuk mengingatkan sesama betapa tidak pantasnya manusia jikalau menjadi orang yang SOMBONG.. Yuk rendah hati dan slalu mengucap syukur dan ingat kepadaNYA.
slowly but sure just enjoy this life ;)
Joker

Offline udunt_smart

  • Maaf kalo gak pantes karena kurang paham apa itu
  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 809
  • Age: 48
  • Location: Nggalek wetan
  • Date Registered: September 28, 2009, 08:57:30 pm
  • Reputasi : 35
  • tidak akan terhina minta maaf karena salah
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Firefox 3.6.10 Firefox 3.6.10
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #85 on: October 28, 2010, 05:35:03 pm »
RENUNGAN QOLBU (HATI)
Penyakit Sombong, Iri, dan Dengki


Hati secara harfiah (bahasa Arab Qalbu) adalah bagian yang sangat penting daripada manusia. Jika hati kita baik, maka baik pula seluruh amal kita. dalam hadits yang sakhih :

Rasulullah saw. bersabda, “….Bahwa dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati.” (HR Imam Al-Bukhari)

Sebaliknya, orang yang dalam hatinya ada penyakit, sulit menerima kebenaran dan akan mati dalam keadaan kafir. dalam Al Qur’an Juga di Sebutkan :

“Orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya yang telah ada dan mereka mati dalam keadaan kafir.” [At Taubah : 125]

Oleh karena itu penyakit hati jauh lebih berbahaya daripada penyakit fisik, karena bisa mengakibatkan kesengsaraan di neraka yang abadi. Kita perlu mengenal beberapa penyakit hati yang berbahaya serta bagaimana cara menyembuhkannya.

Sombong

Sering orang karena jabatan, kekayaan, atau pun kepintaran akhirnya menjadi sombong dan menganggap rendah orang lain. Bahkan Fir’aun yang takabbur sampai-sampai menganggap rendah Allah dan menganggap dirinya sebagai Tuhan. Kenyataannya Fir’aun adalah manusia yang akhirnya bisa mati karena tenggelam di laut.

Allah melarang kita untuk menjadi sombong:

“Janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” [Al Israa’ : 37]

“Janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”
[Luqman : 18]

Allah menyediakan neraka jahannam bagi orang yang sombong:

“Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .” [Al Mu’min : 76]

Kita tidak boleh sombong karena saat kita lahir kita tidak punya kekuasaan apa-apa. Kita tidak punya kekayaan apa-apa. Bahkan pakaian pun tidak. Kecerdasan pun kita tidak punya. Namun karena kasih-sayang orang tua-lah kita akhirnya jadi dewasa.

Begitu pula saat kita mati, segala jabatan dan kekayaan kita lepas dari kita. Kita dikubur dalam lubang yang sempit dengan pakaian seadanya yang nanti akan lapuk dimakan zaman.

Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya’ “Uluumuddiin menyatakan bahwa manusia janganlah sombong karena sesungguhnya manusia diciptakan dari air mani yang hina dan dari tempat yang sama dengan tempat keluarnya kotoran.

Bukankah Allah mengatakan pada kita bahwa kita diciptakan dari air mani yang hina:

“Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?” [Al Mursalaat : 20]

Saat hidup pun kita membawa beberapa kilogram kotoran di badan kita. Jadi bagaimana mungkin kita masih bersikap sombong?

‘Ujub (Kagum akan diri sendiri)

Ini mirip dengan sombong. Kita merasa bangga atau kagum akan diri kita sendiri. Padahal seharusnya kita tahu bahwa semua nikmat yang kita dapat itu berasal dari Allah.

Jika kita mendapat keberhasilan atau pujian dari orang, janganlah ‘ujub. Sebaliknya ucapkan “Alhamdulillah” karena segala puji itu hanya untuk Allah.

Iri dan Dengki

Allah melarang kita iri pada yang lain karena rezeki yang mereka dapat itu sesuai dengan usaha mereka dan juga sudah jadi ketentuan Allah.

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” [An Nisaa’ 32]

Iri hanya boleh dalam 2 hal. Yaitu dalam hal bersedekah dan ilmu.

Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni seorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan pada jalan yang benar, dan seorang diberi Allah ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya. (HR. Bukhari) [HR Bukhari]

Jika kita mengagumi milik orang lain, agar terhindar dari iri hendaknya mendoakan agar yang bersangkutan dilimpahi berkah.

Apabila seorang melihat dirinya, harta miliknya atau saudaranya sesuatu yang menarik hatinya (dikaguminya) maka hendaklah dia mendoakannya dengan limpahan barokah. Sesungguhnya pengaruh iri adalah benar. (HR. Abu Ya’la)

Dengki lebih parah dari iri. Orang yang dengki ini merasa susah jika melihat orang lain senang. Dan merasa senang jika orang lain susah. Tak jarang dia berusaha mencelakakan orang yang dia dengki baik dengan lisan, tulisan, atau pun perbuatan. Oleh karena itu Allah menyuruh kita berlindung dari kejahatan orang yang dengki:

“Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” [Al Falaq 5]

Kedengkian bisa menghancurkan pahala-pahala kita.

Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu. (HR. Abu Dawud)

post            : media islam
re post        : udunt_smart

Offline joker

  • Masih memohon bimbingan dari para
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2205
  • Age: 43
  • Location: DKI
  • Date Registered: April 07, 2009, 06:01:11 pm
  • Reputasi : 151
  • Carilah ilmu setinggi langit
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Opera 9.80 Opera 9.80
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #86 on: October 31, 2010, 10:20:15 pm »
Hidup di dunia bagaikan mimpi. Seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas

Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa,

Namun... Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi. Sehelai benang pun tak bisa dimiliki...

* Tuhan tidak akan bertanya jenis mobil apa yang kendarai Anda, tapi akan bertanya berapa banyak orang yang tidak memiliki kendaraan yang Anda bawa dengan kendaraan Anda.

* Tuhan tidak akan bertanya seberapa lebar rumah Anda, tapi akan bertanya berapa banyak orang yang Anda sambut dirumah Anda.

* Tuhan tidak akan bertanya tentang baju bagus di lemari Anda, tapi akan bertanya berapa banyak pakaian yang Anda bagi untuk membantu mereka yang memerlukan pakaian.

* Tuhan tidak akan bertanya tentang status sosial, tapi akan menanyakan apakah kehidupan Anda menceritakan siapa Tuhan Anda.

* Tuhan tidak akan bertanya berapa banyak harta yang Anda miliki, akan tetapi Tuhan bertanya apakah harta itu mengendalikan hidup Anda.

* Tuhan tidak akan menanyakan apakah gaji Anda tinggi, tapi akan bertanya apakah anda kompromikan karakter Anda untuk mendapatkan gaji tinggi.

* Tuhan tidak akan menanyakan berapa banyak promosi yang Anda diterima, tapi akan bertanya apakah cara Anda mendapat promosi menjadi kesaksian bagi orang lain.

* Tuhan tidak akan bertanya apa jabatan Anda dalam pekerjaan, tapi akan bertanya apakah anda mengerjakan pekerjaan Anda dengan kemampuan terbaik Anda.

* Tuhan tidak akan menanyakan apa yang anda lakukan untuk membantu diri sendiri, tapi akan menanyakan apa yang anda lakukan untuk membantu orang lain.

* Tuhan tidak akan menanyakan berapa banyak teman yang Anda miliki, tapi Dia akan bertanya Anda menjadi teman sejati bagi berapa banyak orang.

* Tuhan tidak akan menanyakan apa yang anda lakukan untuk melindungi hak Anda, tapi akan menanyakan apa yang anda lakukan untuk melindungi hak-hak orang lain.

* Tuhan tidak akan menanyakan di lingkungan seperti apa Anda tinggal, tapi Dia akan bertanya bagaimana Anda memperlakukan tetangga di lingkungan Anda tinggal.

* Jangan bangga dgn rumah mewah, karena rumah terakhir kita adalah KUBURAN

* Jangan bangga dgn wajah yg ganteng/cantik, karena wajah kita yg terakhir adalah TENGKORAK

* Jangan bangga dengan mobil mewah, karena mobil terakhir kita adalah AMBULANCE

* Jangan bangga dgn handphone mahal/canggih, karena alat komunikasi yg bisa menyelamatkan kita adalah DOA.

Dengan demikian,
Apalagi yang mau diperebutkan?
Apalagi yang mau disombongkan?

•Jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
•Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini
•Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif
•Jangan terlalu perhitungan
•Jangan hanya mau menang sendiri
•Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
•Belajarlah tiada hari tanpa kasih
•Selalu berlapang dada dan mengalah
•Hidup ceria, bebas leluasa
•Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan
•Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
•Tak ada dendam yang tak bisa terhapus

Hidup ini sangat singkat, cintai orang2 disekelilingmu

Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar,

Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu memberi:
Pelangi di setiap badai,
Senyum di setiap air mata,
Berkah di setiap cobaan,
Dan jawaban di setiap doa..

Jangan pernah menyerah sahabat,
Terus berjuanglah,
Life is so beautiful.
Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan perjalanan, nikmatilah...

Hiduplah dengan kualitas hidup yang lebih lagi, dimulai dari diri kita sendiri...

Make a Heaven in Earth :)
slowly but sure just enjoy this life ;)
Joker

Offline urattidur

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 553
  • Date Registered: July 12, 2010, 12:57:14 am
  • Reputasi : 13
  • OS:
  • BlackBerry 9000 BlackBerry 9000
  • Browser:
  • Unknown Unknown
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #87 on: November 01, 2010, 09:30:15 am »
Tuhan tidak akan bertanya apa merek receiver anda, tapi akan bertanya ke arah mana pointing parabola anda. :D

Offline adef

  • Inspired by
  • Maestro
  • ********
  • Posts: 13153
  • Location: -1.63°,103.57°
  • Date Registered: October 15, 2008, 11:30:43 am
  • Reputasi : 683
  • BE MOVED
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Opera 9.80 Opera 9.80
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #88 on: November 03, 2010, 10:36:47 pm »
Kisah Seorang Polisi Yang Menilang Sahabat Karibnya

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala.Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. “Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,” pikirnya sambil terus melaju.

Prit!

Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing.
Hey, itu khan Bobi, teman mainnya semasa SMA dulu.
Hati Jono agak lega.
Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.
“Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!”
“Hai, Jon.” Tanpa senyum.
“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru.
Istri saya sedang menunggu di rumah.”
“Oh ya?”
Tampaknya Bobi agak ragu. Nah, bagus kalau begitu.

“Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong.”
“Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.”

Oooo, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jono harus ganti strategi.

“Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala.”

Aha, terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.

“Ayo dong Jon. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu.”

Dengan ketus Jono menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Sementara Bobi menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa saat kemudian Bobi mengetuk kaca jendela. Jono memandangi wajah Bobi dengan penuh kecewa.Dibukanya kaca jendela itu sedikit.
Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpa berkata-kata Bobi kembali ke posnya. Jono mengambil surat tilang yang diselipkan Bobi di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jono membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bobi.

“Halo Jono, Tahukah kamu Jon, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jon. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. Berhati-hatilah. (Salam, Bobi)”.

Jono terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bobi. Namun, Bobi sudah meninggalkan pos jaganya entah ke mana. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak menentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan… ….

Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain. Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.

sumber, kaskus
- Jawablah apa yg bisa kamu jawab, karena jawabanmu adalah setitik cahaya bagi yg gelap..

Offline ocitarwon

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 934
  • Age: 46
  • Location: Jakarta Utara
  • Date Registered: November 17, 2008, 12:20:58 pm
  • Reputasi : 55
  • Hidup sekali harus berarti
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 3.6.12 Firefox 3.6.12
Re: Renungan...!!
« Reply #89 on: November 05, 2010, 01:50:56 pm »
suatu pesan moral yang lembut tapi menusuk  hati ...............thanks bro adef
Hindari penyakit hati yang paling mematikan :
Sombong - Serakah - Iri dan dengki 

Offline urattidur

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 553
  • Date Registered: July 12, 2010, 12:57:14 am
  • Reputasi : 13
  • OS:
  • BlackBerry 9000 BlackBerry 9000
  • Browser:
  • Unknown Unknown
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #90 on: November 06, 2010, 07:59:47 pm »
Bobi mungkin masuk kategori yg disebut sahabat sejati :) kisah yg menyentuh, bro adef, merinding bacanya..

Offline joker

  • Masih memohon bimbingan dari para
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2205
  • Age: 43
  • Location: DKI
  • Date Registered: April 07, 2009, 06:01:11 pm
  • Reputasi : 151
  • Carilah ilmu setinggi langit
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Opera 9.80 Opera 9.80
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #91 on: November 07, 2010, 05:01:09 pm »
Seikat Kembang


Seorang pria turun dari sebuah mobil mewah yang diparkir di depan kuburan umum. Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan. Setelah memberi salam, pria yang ternyata adalah sopir itu berkata, “Pak, maukah Anda menemui wanita yang ada di mobil itu? Tolonglah Pak, karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal!”

Penjaga kuburan itu menganggukan kepalanya tanda setuju dan ia segera berjalan di belakang sopir itu.

Seorang wanita lemah dan berwajah sedih membuka pintu mobilnya dan berusaha tersenyum kepada penjaga kuburan itu sambil berkata, “Saya Ny. Steven. Saya yang selama ini mengirim uang setiap dua minggu sekali kepada Anda. Saya mengirim uang itu agar Anda dapat membeli seikat kembang dan menaruhnya di atas makam anak saya. Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati Anda. Saya ingin memanfaatkan sisa hidup saya untuk berterima kasih kepada orang-orang yangtelah menolong saya.”

 

“O, jadi Nyonya yang selalu mengirim uang itu? Nyonya, sebelumnya saya minta maaf kepada Anda. Memang uang yang Nyonya kirimkan itu selalu saya belikan kembang, tetapi saya tidak pernah menaruh kembang itu di pusara anak Anda.” jawab pria itu.

 

“Apa, maaf?” tanya wanita itu denga gusar.

“Ya, Nyonya. Saya tidak menaruh kembang itu di sana karena menurut saya, orang mati tidak akan pernah melihat keindahan seikat kembang.

Karena itu setiap kembang yang saya beli, saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, orang miskin yang saya jumpai, atau mereka yang sedang bersedih. Orang-orang yang demikian masih hidup, sehingga mereka dapat menikmati keindahan dan keharuman kembang-kembang itu, Nyonya,” jawab pria itu.

Wanita itu terdiam, kemudian ia mengisyaratkan agar sopirnya segera pergi.

Tiga bulan kemudian, seorang wanita cantik turun dari mobilnya dan berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan.

 

“Selamat pagi. Apakah Anda masih ingat saya? Saya Ny. Steven. Saya datang untuk berterima kasih atas nasihat yang Anda berikan beberapa bulan yang lalu. Anda benar bahwa memperhatikan dan membahagiakan mereka yang masih hidup jauh lebih berguna daripada meratapi mereka yang sudah meninggal..

Ketika saya secara langsung mengantarkan kembang-kembang itu ke rumah sakit atau panti jompo, kembang-kembang itu tidak hanya membuat mereka bahagia, tetapi saya juga turut bahagia.

Sampai saati ini para dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh, tetapi saya benar-benar yakin bahwa sukacita dan pengharapan adalah  yang memulihkan saya!”

Jangan pernah mengasihani diri sendiri, karena mengasihani diri sendiri akan membuat kita terperangkap di kubangan kesedihan. Ada prinsip yang mungkin kita tahu, tetapi sering kita lupakan, yaitu dengan menolong orang lain sesungguhnya kita menolong diri sendiri.


slowly but sure just enjoy this life ;)
Joker

Offline adef

  • Inspired by
  • Maestro
  • ********
  • Posts: 13153
  • Location: -1.63°,103.57°
  • Date Registered: October 15, 2008, 11:30:43 am
  • Reputasi : 683
  • BE MOVED
  • OS:
  • Unknown Unknown
  • Browser:
  • Opera 9.80 (Opera Mini 5.1.22460) Opera 9.80 (Opera Mini 5.1.22460)
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #92 on: November 07, 2010, 05:52:04 pm »
izin kopas ya bro.. (peace)
- Jawablah apa yg bisa kamu jawab, karena jawabanmu adalah setitik cahaya bagi yg gelap..

Offline joker

  • Masih memohon bimbingan dari para
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2205
  • Age: 43
  • Location: DKI
  • Date Registered: April 07, 2009, 06:01:11 pm
  • Reputasi : 151
  • Carilah ilmu setinggi langit
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Opera 9.80 Opera 9.80
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #93 on: November 07, 2010, 06:19:41 pm »
izin kopas ya bro.. (peace)
Mangga atuh Kang  (peace)
slowly but sure just enjoy this life ;)
Joker

Offline urattidur

  • Up Level
  • Pendekar
  • ******
  • Posts: 553
  • Date Registered: July 12, 2010, 12:57:14 am
  • Reputasi : 13
  • OS:
  • BlackBerry 9000 BlackBerry 9000
  • Browser:
  • Unknown Unknown
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #94 on: November 07, 2010, 09:39:40 pm »
(Top)(top) Bro joker... Gak cuma super star fun & jokes, skrg merambah ke hikmah renungan :) izin kopas bro

Offline joker

  • Masih memohon bimbingan dari para
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2205
  • Age: 43
  • Location: DKI
  • Date Registered: April 07, 2009, 06:01:11 pm
  • Reputasi : 151
  • Carilah ilmu setinggi langit
  • OS:
  • BlackBerry 8520 BlackBerry 8520
  • Browser:
  • Unknown Unknown
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #95 on: November 07, 2010, 10:08:05 pm »
Silahkeun di kopas bro Urat :D
slowly but sure just enjoy this life ;)
Joker

Offline joker

  • Masih memohon bimbingan dari para
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2205
  • Age: 43
  • Location: DKI
  • Date Registered: April 07, 2009, 06:01:11 pm
  • Reputasi : 151
  • Carilah ilmu setinggi langit
  • OS:
  • BlackBerry 8520 BlackBerry 8520
  • Browser:
  • Unknown Unknown
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #96 on: November 11, 2010, 10:19:58 pm »
UNCONDITIONAL LOVE
?

Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit.
Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami.
Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor.

Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.

Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku dan aku tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan.

Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.

Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan.

Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal! Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah.

Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di hadapannya dan memandang wajahnya. “Ia sungguh cantik” kataku dalam hati, “Wanita yang menjalin hubungan dengan kuselama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik”. Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya. Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku.

Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu.
Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.

14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku..
Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.

6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati.
Jantungku serasa mau berhenti…

23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untukVincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui.
Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.

4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu.
Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya.
Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.

14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6.
Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil. 14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!

18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga.
Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.

7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.

Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.

15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk Vincent.

Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga.
Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat.

Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun.
“Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun.”

Kirimkan cerita ini :
*. kepada mereka yang berarti bagimu (aku baru saja melakukannya)…
*. kepada mereka yang menyentuh hidupmu dengan suatu atau lain cara…
*. kepada mereka yang membuatmu tersenyum ketika engkau sungguh membutuhkannya…
*. kepada mereka yang membuatmu melihat sisi baik dari segala hal ketika engkau jatuh…
*. kepada mereka yang persahabatannya engkau hargai…
*. kepada mereka yang begitu berarti dalam hidupmu.
slowly but sure just enjoy this life ;)
Joker

Offline Pino Maldini

  • ingin Belajar di Taman
  • Siswa
  • ***
  • Posts: 382
  • Location: Sintang, Kalbar
  • Date Registered: June 14, 2010, 11:23:34 am
  • Reputasi : 12
  • Ultras Milano
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 3.6.12 Firefox 3.6.12
Re: Renungan...!!
« Reply #97 on: November 12, 2010, 02:38:45 pm »
"Negative Thinking..."

Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk.

Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya. Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki di sebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka.

Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu.

Wanita itupun sempat berpikir Kalau aku bukan orang baik, sudah kutonjok dia! Setiap ia mengambil satu kue, Si lelaki juga mengambil satu.

Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup, Si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. Si lelaki menawarkan separo miliknya, sementara ia makan yang separonya lagi. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir ‘Ya ampun orang ini berani sekali, dan ia juga kasar, malah ia tidak kelihatan berterima kasih’.

Belum pernah rasanya ia begitu kesal. Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan. Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada si “Pencuri tak tahu terima kasih!”.

Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya, yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget. Disitu ada kantong kuenya, di depan matanya. Koq milikku ada di sini erangnya dengan patah hati, Jadi kue tadi adalah miliknya dan ia mencoba berbagi. Terlambat untuk minta maaf, ia tersandar sedih dan menyesal, “akulah yang kasar, tak tahu terima kasih dan dialah pencuri kue itu.

Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri/subjektif serta tak jarang kita berprasangka buruk terhadapnya.

Orang lainlah yang selalu salah, orang lainlah yang patut disingkirkan, orang lainlah yang tak tahu diri, orang lainlah yang berdosa, orang lainlah yang selalu bikin masalah, orang lainlah yang pantas diberi pelajaran.

Padahal…..?! kita sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita sendiri yang tidak tahu malu. Kita sering mempengaruhi, mengomentari, mencemooh pendapat, penilaian atau gagasan orang lain sementara sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya.

Renungkanlah...

Offline ungke frans

  • Warga Baru
  • *
  • Posts: 51
  • Location: balikpapan
  • Date Registered: August 05, 2010, 09:53:08 am
  • Reputasi : 2
  • OS:
  • Windows 7/Server 2008 R2 Windows 7/Server 2008 R2
  • Browser:
  • Firefox 3.6 Firefox 3.6
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #98 on: November 12, 2010, 05:49:01 pm »
UNCONDITIONAL LOVE
?

Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat.

Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun.
“Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun.”

Kirimkan cerita ini :
*. kepada mereka yang berarti bagimu (aku baru saja melakukannya)…
*. kepada mereka yang menyentuh hidupmu dengan suatu atau lain cara…
*. kepada mereka yang membuatmu tersenyum ketika engkau sungguh membutuhkannya…
*. kepada mereka yang membuatmu melihat sisi baik dari segala hal ketika engkau jatuh…
*. kepada mereka yang persahabatannya engkau hargai…
*. kepada mereka yang begitu berarti dalam hidupmu.

cerita ini membuatku terharu,,,izin share ke orang2 yg berarti dihidupku broo joker (y)

Offline yousouf rianto

  • Ampuuuunnn,,,,,,,
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2533
  • Age: 37
  • Location: Wonogiri - Batusangkar - Padang - Kerinci
  • Date Registered: June 16, 2010, 12:51:14 am
  • Reputasi : 142
  • adventurisat
  • OS:
  • Windows XP Windows XP
  • Browser:
  • Firefox 3.6.3 Firefox 3.6.3
    • Email
Re: Renungan...!!
« Reply #99 on: November 12, 2010, 07:39:20 pm »
"Negative Thinking..."

Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat untuk duduk.

Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya. Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki di sebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka.

Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu.

Wanita itupun sempat berpikir Kalau aku bukan orang baik, sudah kutonjok dia! Setiap ia mengambil satu kue, Si lelaki juga mengambil satu.

Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup, Si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. Si lelaki menawarkan separo miliknya, sementara ia makan yang separonya lagi. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir ‘Ya ampun orang ini berani sekali, dan ia juga kasar, malah ia tidak kelihatan berterima kasih’.

Belum pernah rasanya ia begitu kesal. Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan. Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Menolak untuk menoleh pada si “Pencuri tak tahu terima kasih!”.

Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya, yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget. Disitu ada kantong kuenya, di depan matanya. Koq milikku ada di sini erangnya dengan patah hati, Jadi kue tadi adalah miliknya dan ia mencoba berbagi. Terlambat untuk minta maaf, ia tersandar sedih dan menyesal, “akulah yang kasar, tak tahu terima kasih dan dialah pencuri kue itu.

Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri/subjektif serta tak jarang kita berprasangka buruk terhadapnya.

Orang lainlah yang selalu salah, orang lainlah yang patut disingkirkan, orang lainlah yang tak tahu diri, orang lainlah yang berdosa, orang lainlah yang selalu bikin masalah, orang lainlah yang pantas diberi pelajaran.

Padahal…..?! kita sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita sendiri yang tidak tahu malu. Kita sering mempengaruhi, mengomentari, mencemooh pendapat, penilaian atau gagasan orang lain sementara sebetulnya kita tidak tahu betul permasalahannya.

Renungkanlah...
nice story bro >>/ >>/ >>/
memang benar bro, kadang sering secara tak sadar kita menganggap bahwa kitalah yg terhebat, kitalah yg paling benar tanpa sempat berpikir bahwa setiap manusia tak luput dari kesalahan.. dan saat kesalahan tersebut menghampiri kita, itulah saat yg tepat untuk belajar 'positive thinking'
dan biasanya, dari setiap kejadian situasi dan kondisi mental kita sangat besar sekali pengaruhnya dalam memberikan reaksi dari kejadian tersebut (contohnya sinyonya yg lagi bete nungguin pesawat), dan intinya disini adalah 'pengendalian diri'...... (top) (top) (top)
SELALU...
TAK ADA BATAS UNTUK KATA PUAS
Mohon Ampun Klo Salah, , ,