Author Topic: Ruu Pornografi  (Read 45589 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline jeff rizuki

  • Murid
  • **
  • Posts: 199
  • Date Registered: March 18, 2008, 11:15:59 am
  • Reputasi : 2
  • Learning By Doing
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #20 on: September 23, 2008, 10:04:38 am »
Ruu ini dibuat dengan tujuan mengatur moral secara pukul rata :D







Segelas air di pagi hari.........................................

Offline dieto33

  • Just a Forsat addict, not a real
  • Forum Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 4996
  • Age: 39
  • Location: Bojonegoro, Jatim, Indonesia
  • Date Registered: January 05, 2008, 07:30:19 pm
  • Reputasi : 225
  • dieto33droid penggemar "kates" tulen
    • My Office
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #21 on: September 23, 2008, 10:20:11 am »
"Masalah moral..."
"Masalah Akhlak..."
"Biar kami urus sendiri...."

"Urus saja moralmu."
"Urus saja Akhlakmu."
"Peraturan yang Sehat yang kami mau..."

Seperti kata Bang Iwan diatas... :) :) :)
Intinya kita harus ber'intropeksi' diri kita masing-masing.
>>Venus Millenium II, Openbox S9, [email protected] Ferrari (alm), Matrix Turbo III<<
dieto33droid is

Offline tark

  • Forum Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 6122
  • Age: 44
  • Location: Kudus
  • Date Registered: September 21, 2007, 01:21:47 pm
  • Reputasi : 294
Re: Ruu Pornografi
« Reply #22 on: September 23, 2008, 10:58:29 am »
He..he..he... setuju pak Dieto...  >>/

Offline Cipluk

  • Siluman Ular Hijau
  • Forum Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 5306
  • Age: 2014
  • Location: Green Land RT 30 RW 58 Kutub Utara. Kode
  • Date Registered: May 05, 2008, 08:45:21 pm
  • Reputasi : 273
  • Jangan Telanjang Di Jalan Raya
Re: Ruu Pornografi
« Reply #23 on: September 23, 2008, 11:39:59 am »
Waladalah........ pindah ke ausie aja yuk..... kata pak daeng banyak gondal gandul keliaran di pantai..... :D
AKU CINTA INDONESIA

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2276
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #24 on: September 23, 2008, 04:00:57 pm »
"Masalah moral..."
"Masalah Akhlak..."
"Biar kami urus sendiri...."

"Urus saja moralmu."
"Urus saja Akhlakmu."
"Peraturan yang Sehat yang kami mau..."

Seperti kata Bang Iwan diatas... :) :) :)
Intinya kita harus ber'intropeksi' diri kita masing-masing.

memang untuk masalah moral dan akhlak menjadi urusan pribadi masing-masing! tapi apa mungkin kita dapat mengajarkan moral dan akhlak kepada anak kalau situasi dan iklim yang tidak mendukung? iklim dan situasi yang mendukung ke arah perbaikan yang lebih baik menjadi tanggung jawab pemerintah, bro! bagaimana mau mengajarkan anak dengan baik tapi sekeliling kita diserbu dengan pornografi, narkoba, miras, pelacuran, dll??
Rasulullah SAW saja melakukan hijrah ke Madinah ketika iklim dan situasi di Mekkah tidak lagi kondusif bagi ummatnya!

Offline Ibani_neo

  • fanatisme fta
  • Forum Moderator
  • Guru
  • *****
  • Posts: 3443
  • Age: 4
  • Location: Latitude: -2.4191 Longitude: 115.2473/Amsterdam city~ ASj
  • Date Registered: May 29, 2008, 11:26:25 am
  • Reputasi : 90
  • the legend of sa'ilanmaulah
    • Www.Ibnet.Forumsmotion.Com
Re: Ruu Pornografi
« Reply #25 on: September 23, 2008, 04:32:55 pm »
selaku orang beriman  dukung UU pornografi ...tapi RUU nya kok gak begtu jelas  dipertegas aja   :)tapi tolong satelit yamal jangan di larang lg (dalam usaha cari )  ...buat jamu tempur   istri 
5F206429

Offline dieto33

  • Just a Forsat addict, not a real
  • Forum Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 4996
  • Age: 39
  • Location: Bojonegoro, Jatim, Indonesia
  • Date Registered: January 05, 2008, 07:30:19 pm
  • Reputasi : 225
  • dieto33droid penggemar "kates" tulen
    • My Office
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #26 on: September 24, 2008, 10:44:59 am »
:)
>>Venus Millenium II, Openbox S9, [email protected] Ferrari (alm), Matrix Turbo III<<
dieto33droid is

Offline ysh

  • Murid
  • **
  • Posts: 151
  • Date Registered: July 21, 2008, 08:22:03 am
  • Reputasi : 13
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #27 on: September 24, 2008, 11:20:51 am »
"Masalah moral..."
"Masalah Akhlak..."
"Biar kami urus sendiri...."

"Urus saja moralmu."
"Urus saja Akhlakmu."
"Peraturan yang Sehat yang kami mau..."

Seperti kata Bang Iwan diatas... :) :) :)
Intinya kita harus ber'intropeksi' diri kita masing-masing.

setuju sekali dengan mas dieto !!!  (y) (y) (y)
yg penting gak ada orang waras yg mau pake bikini ke pasar koq ! (kecuali wong edan !)...koq lucu ya...negara mau ngurusin yg beginian memang kurang kerjaan ? pd hal jumlah kemiskinan semakin meningkat (paling gress adalah petaka yg di pasuruan kemarin saat pembagian zakat, ini adalah salah satu contoh dari sejumlah kasus yg terjadi di negara kita)....mestinya mikirin bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan rakyat.
RUU ini sangat berpotensi memecah belah kesatuan karena ada beberapa daerah yg menentangnya (mis Bali, Sulut, dll). Seharusnya membuat RUU yang memperkokoh kesatuan bangsa, koq yg dibuat malahan seperti ini ? maunya apa sih ?
Dan yg perlu diingat adalah setiap diterbitkannya RUU/UU akan sangat berpotensi menimbulkan penyimpangan2 di lapangan dan ujung2nya menciptakan "lahan" baru buat aparat di lapangan...... :o

Offline jeff rizuki

  • Murid
  • **
  • Posts: 199
  • Date Registered: March 18, 2008, 11:15:59 am
  • Reputasi : 2
  • Learning By Doing
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #28 on: September 24, 2008, 11:25:48 am »
Dari sisi substansi, RUU ini dianggap masih mengandung sejumlah persoalan, antara lain RUU ini mengandung atau memuat kata-kata atau kalimat yang ambigu, tidak jelas, atau bahkan tidak bisa dirumuskan secara absolut. Misalnya, eksploitasi seksual, erotis, kecabulan, ketelanjangan, aurat, gerakan yang menyerupai hubungan seksual, gerakan menyerupai masturbasi, dan lain-lain.

Pihak yang menolak mengatakan bahwa pornografi yang merupakan bentuk eksploitasi berlebihan atas seksualitas, melalui majalah, buku, film dan sebagainya, memang harus ditolak dengan tegas. Tapi tidak menyetujui bahwa untuk mencegah dan menghentikan pornografi lewat sebuah undang-undang yang hendak mengatur moral dan akhlak manusia Indonesia secara pukul rata, seperti yang tertera dalam RUU APP atau RUU Porno ini, tapi seharusnya lebih mengatur penyebaran barang-barang pornografi dan bukannya mengatur soal moral dan etika manusia Indonesia.

Bab I Pasal 1 tentang Ketentuan Umum pada draft terakhir RUU Pornografi menyebutkan, pornografi adalah materi seksualitas yang dibuat oleh manusia dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, syair, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan komunikasi lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum yang dapat membangkitkan hasrat seksual dan/atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat. Definisi ini, menunjukkan longgarnya batasan "materi seksualitas" dan menganggap karya manusia, seperti syair dan tarian (gerak tubuh) di muka umum, sebagai pornografi. Kalimat membangkitkan hasrat seksual atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat bersifat relatif dan berbeda di setiap ruang, waktu, maupun latar belakang. 


RUU ini juga dianggap tidak mengakui kebhinnekaan masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, etnis dan agama. RUU dilandasi anggapan bahwa negara dapat mengatur moral serta etika seluruh rakyat Indonesia lewat pengaturan cara berpakaian dan bertingkah laku berdasarkan paham satu kelompok masyarakat saja. Padahal negara Indonesia terdiri diatas kesepakatan ratusan suku bangsa yang beraneka ragam adat budayanya. Ratusan suku bangsa itu mempunyai norma-norma dan cara pandang berbeda mengenai kepatutan dan tata susila.

Tapi persepsi yang berbeda tampak pada pandangan penyusun dan pendukung RUU ini. Mereka berpendapat RUU APP sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengubah tatanan budaya Indonesia, tetapi untuk membentengi ekses negatif pergeseran norma yang efeknya semakin terlihat akhir-akhir ini. Karena itulah terdapat salah satu eksepsi pelaksanaannya yaitu yang menyatakan adat-istiadat ataupun kegiatan yang sesuai dengan pengamalan beragama tidak bisa dikenai sanksi, sementara untuk pertunjukan seni dan kegiatan olahraga harus dilakukan di tempat khusus pertunjukan seni atau gedung olahraga (Pasal 36), dan semuanya tetap harus mendapatkan ijin dari pemerintah dahulu (Pasal 37).

Rumusan dalam RUU APP tersebut dikhawatirkan akan dapat menjadikan seorang yang pada resepsi pernikahan memakai baju kebaya yang sedikit terbuka di bagian dada, dapat dikenakan sanksi paling singkat 2 tahun dan paling lama 10 tahun atau denda paling sedikit Rp. 200 Juta dan paling banyak Rp. 1 milyar, karena resepsi pernikahan bukanlah upacara kebudayaan atau upacara keagamaan. Sedangkan seseorang yang lari pagi di jalanan atau di lapangan dengan celana pendek dikhawatirkan akan bisa dinyatakan melanggar hukum, karena tidak dilakukan di gedung olahraga.


RUU dipandang menganggap bahwa kerusakan moral bangsa disebabkan karena kaum perempuan tidak bertingkah laku sopan dan tidak menutup rapat-rapat seluruh tubuhnya dari pandangan kaum laki-laki. Pemahaman ini menempatkan perempuan sebagai pihak yang bersalah. Perempuan juga dianggap bertanggungjawab terhadap kejahatan seksual.

Menurut logika patriarkis di dalam RUU ini, seksualitas dan tubuh penyebab pornografi dan pornoaksi merupakan seksualitas dan tubuh perempuan. Bahwa dengan membatasi seksualitas dan tubuh perempuan maka akhlak mulia, kepribadian luhur, kelestarian tatanan hidup masyarakat tidak akan terancam. Seksualitas dan tubuh perempuan dianggap kotor dan merusak moral.

Sedangkan bagi pendukungnya, undang-undang ini dianggap sebagai tindakan preventif yang tidak berbeda dengan undang-undang yang berlaku umum di masyarakat. :P

sumber: wikipedia.org
Segelas air di pagi hari.........................................

Offline dieto33

  • Just a Forsat addict, not a real
  • Forum Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 4996
  • Age: 39
  • Location: Bojonegoro, Jatim, Indonesia
  • Date Registered: January 05, 2008, 07:30:19 pm
  • Reputasi : 225
  • dieto33droid penggemar "kates" tulen
    • My Office
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #29 on: September 24, 2008, 11:55:55 am »
Secangkir kopi tuk anda Bro "Jeff"
« Last Edit: September 24, 2008, 11:57:45 am by +die-to-33+ »
>>Venus Millenium II, Openbox S9, [email protected] Ferrari (alm), Matrix Turbo III<<
dieto33droid is

Offline luky

  • Kapan ya naik jadi
  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2688
  • Location: kota super macet >> jakarta
  • Date Registered: February 11, 2008, 04:33:38 am
  • Reputasi : 242
  • ojo lali marang asalmu...>coook..
Re: Ruu Pornografi
« Reply #30 on: September 24, 2008, 04:23:29 pm »
Kalo bukan kita-kita yang ngatur terus sopo????

anak cucu kita, udah terlambat la wong dianya udah jadi manusia purba kok.
Kok bisa ya iyalah lahhhh....... udah ada baju gak mau pake baju kok.......dan anehnya lagi udah ada aturan gak mau pakai aturan kok.

La ini apa namanya gak kembali ke jaman sepur lempung.......hehehehheeee....jamanya siapa yang mempunyai kekuatan bakalan menindah yang lemah.....

Siap-siap aja kita kalo gitu.......apakah anda termasuk yang kuat atau yang lemah....lihat diri masing-masing...... :HIT: :HIT: :HIT:
Terus belajar.............dan amalkan...............menjadikan hidup lebih berguna dan bahagia.......

Offline hidden004

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2276
  • Date Registered: July 16, 2008, 09:19:22 am
  • Reputasi : 49
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #31 on: September 24, 2008, 04:31:51 pm »
wow.... segitu besarkah pengaruh westernisasi dan liberalisme di Indonesia?

Offline Pakdi

  • Up Level
  • Ksatria
  • *******
  • Posts: 1522
  • Location: - 00.47' ~ 100.38'
  • Date Registered: April 28, 2008, 11:29:46 am
  • Reputasi : 124
  • IBM Service - iLham Net
Re: Ruu Pornografi
« Reply #32 on: September 24, 2008, 05:10:04 pm »
wow.... segitu besarkah pengaruh westernisasi dan liberalisme di Indonesia?
wew...jangan heran bung...demikian besar pengaruhnya... >:D
saat ini kita bahkan disuguhkan tayangan,opini serta solusi dalam bentuk tontonan.
namun seakan2 tontonan itulah yang harus jadi tuntunan.
Sedangkan tuntunan yang seharusnya membentengi diri dari pengaruh negatif tersebut,buat saat ini dibuat seakan2 hanya untuk tontonan...

Nah....sekarang terserah kita...apakah mau ikut,menolak atau tak mau tahu... :^)
The Lone Ranger...

Offline nuthoj

  • Pengembara
  • Posts: 21
  • Age: 36
  • Location: Rengat, Riau
  • Date Registered: September 30, 2007, 09:52:31 am
  • Reputasi : 1
Re: Ruu Pornografi
« Reply #33 on: September 25, 2008, 12:32:53 am »
Bukannya tidak setuju dengan RUU Pornografi tapi masih banyak sekali yang perlu diperbaiki sebelum disahkan, makanya jangan buru-buru nanti menyesal kemudian. Ini hanya opini saja dan menurut saya:

Pasal 1 ayat 1: Terlalu berisi persepsi, setiap orang dapat bilang apapun membangkitkan hasrat seksual.
Pasal 1 ayat 2: Bagaimana dengan transaksi secara langsung seperti wts, bukankah termasuk jasa pornografi?
Pasal 1 ayat 4: Pada hukum pidana yang disebut dewasa adalah sudah berumur di atas 17 tahun.
Pasal 2: Bagaimana bisa memisahkan kebhinekaan dengan nondiskriminasi yang jelas saling bertentangan?
Pasal 3: Misi yang baik tapi jangan lupakan kebhinekaan, karena belum ada ayat dalam pasal ini yang mencakupnya.
Pasal 4: Kalau lambang-lambang atau kode-kode masih boleh gak ya? Lalu bagaimana nasib produsen dan penjual pakaian dalam atau pakaian pesta, atau pakaian lain?
Pasal 5: Kalau bisa dimasukkan ke pasal 4 buat apa pasal 5?
Pasal 6: Kalau dibuat sendiri untuk dilihat sendiri terus bocor kemana-mana siapa yang salah. Bisa-bisa masyarakat gak punya pakaian lagi atau dibuatkan saja seragam oleh pemerintah?
Pasal 7: Kalau Web yang dibuat suatu waktu tidak terkontrol, tiba-tiba ada yang masukkin sesuatu yang porno terus bagaimana? Apa perusahaan itu ditutup, lalu kalau web pemerintah yang kemasukan bagaimana ceritanya nanti?
Pasal 8: Wewenang siapa yang memutuskan tidak boleh memilih, Tuhan sudah memberikan akal sebagai anugerah, apa manusia mau menentang?
Pasal 9: Unsur pornografi sangat komersial dan bisa dipelintir menjadi tidak pornografi tergantung siapa yang menilai dan siapa yang memberi alasan.
Pasal 10: Tanpa ada pertunjukkan bagaimana bisa tahu secara lengkap, seperti potongan cerita yang hilang sehingga tidak tahu apa yang terjadi.
Pasal 11: Bisa jadi nanti anak tidak boleh jadi artis, seniman, atau olahragawan sebab semuanya terlanggar.
Pasal 12: Kalau anak yang tertarik sendiri dan menanyakan, apa tidak ditanggapi?
Pasal 13: Di pasal 2 tertulis nondiskriminasi, bukankah di pasal ini berlawanan?
Pasal 14: Olahraga termasuk yang mana ya?
Pasal 15: Pasal ini bisa digabungkan ke dalam pasal 13, buat apa dipisah?
Pasal 16: Siapa yang bisa mengetahui apalagi kalau anak-anak melakukannya secara diam-diam?
Pasal 17: Diatur atau tidak diatur, korban apapun harus ditolong oleh semua pihak.
Pasal 18: Bahayanya pemerintah daerah membuat aturan yang diskriminatif, seperti di Padang, Aceh atau Riau yang memaksa masyarakat mengikuti aturan salah satu agama.
Pasal 19 dan 20: Kedua pasal ini bisa membuat bentrokan antara pusat dan daerah mengenai siapa yang berwenang.
Pasal 21: Bukankah penegak hukum adalah pemerintah, jadi apa gunanya alat pemerintahan?
Pasal 22: Pasal ini dapat menjatuhkan siapa yang tidak disukai dengan mencari-cari alasan yang dibuat-buat.
Pasal 23: Setelah menjatuhkan malah dilindungi, enak sekali ya?
Pasal 24: Sepertinya Undang-Undang tentang Hukum Pidana diabaikan, karena sudah semua dimasukkan dalam RUU ini pada pasal 30 hingga 41.
Pasal 25: Pasal ini membuka kesempatan untuk mengambil hak milik orang lain dengan alasan ada mengandung pornografi.
Pasal 26: Selain dapat membocorkan rahasia pribadi juga dapat menimbulkan kesempatan korupsi.
Pasal 27: Ada kesempatan menyalin data rahasia dan menimbulkan korupsi jenis baru, yaitu jual beli rahasia.
Pasal 28: Pada ayat 2 kalau datanya dihapus bukankah buktinya hilang?
Pasal 29: Kalau adanya di internet, bagaimana memusnahkannya sesuai berita acara?
Pasal 30 sampai 41: Masalah hukuman seharusnya yang direvisi adalah KUH Pidana pada bab XIV tentang Kejahatan Terhadap Kesusilaan dari pasal 281 hingga pasal 298.
Pasal 42: Biasanya ada masa transisi untuk uji kelayakan undang-undang.

Semoga dapat menjadi pertimbangan, mudah-mudahan tidak ada yang tersinggung, kalau ada salah-salah kata mohon dimaafkan apalagi sekarang dekat suasana lebaran.  :)

Offline jeff rizuki

  • Murid
  • **
  • Posts: 199
  • Date Registered: March 18, 2008, 11:15:59 am
  • Reputasi : 2
  • Learning By Doing
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #34 on: September 25, 2008, 11:21:42 am »
Bukannya tidak setuju dengan RUU Pornografi tapi masih banyak sekali yang perlu diperbaiki sebelum disahkan, makanya jangan buru-buru nanti menyesal kemudian. Ini hanya opini saja dan menurut saya:

Pasal 1 ayat 1: Terlalu berisi persepsi, setiap orang dapat bilang apapun membangkitkan hasrat seksual.
Pasal 1 ayat 2: Bagaimana dengan transaksi secara langsung seperti wts, bukankah termasuk jasa pornografi?
Pasal 1 ayat 4: Pada hukum pidana yang disebut dewasa adalah sudah berumur di atas 17 tahun.
Pasal 2: Bagaimana bisa memisahkan kebhinekaan dengan nondiskriminasi yang jelas saling bertentangan?
Pasal 3: Misi yang baik tapi jangan lupakan kebhinekaan, karena belum ada ayat dalam pasal ini yang mencakupnya.
Pasal 4: Kalau lambang-lambang atau kode-kode masih boleh gak ya? Lalu bagaimana nasib produsen dan penjual pakaian dalam atau pakaian pesta, atau pakaian lain?
Pasal 5: Kalau bisa dimasukkan ke pasal 4 buat apa pasal 5?
Pasal 6: Kalau dibuat sendiri untuk dilihat sendiri terus bocor kemana-mana siapa yang salah. Bisa-bisa masyarakat gak punya pakaian lagi atau dibuatkan saja seragam oleh pemerintah?
Pasal 7: Kalau Web yang dibuat suatu waktu tidak terkontrol, tiba-tiba ada yang masukkin sesuatu yang porno terus bagaimana? Apa perusahaan itu ditutup, lalu kalau web pemerintah yang kemasukan bagaimana ceritanya nanti?
Pasal 8: Wewenang siapa yang memutuskan tidak boleh memilih, Tuhan sudah memberikan akal sebagai anugerah, apa manusia mau menentang?
Pasal 9: Unsur pornografi sangat komersial dan bisa dipelintir menjadi tidak pornografi tergantung siapa yang menilai dan siapa yang memberi alasan.
Pasal 10: Tanpa ada pertunjukkan bagaimana bisa tahu secara lengkap, seperti potongan cerita yang hilang sehingga tidak tahu apa yang terjadi.
Pasal 11: Bisa jadi nanti anak tidak boleh jadi artis, seniman, atau olahragawan sebab semuanya terlanggar.
Pasal 12: Kalau anak yang tertarik sendiri dan menanyakan, apa tidak ditanggapi?
Pasal 13: Di pasal 2 tertulis nondiskriminasi, bukankah di pasal ini berlawanan?
Pasal 14: Olahraga termasuk yang mana ya?
Pasal 15: Pasal ini bisa digabungkan ke dalam pasal 13, buat apa dipisah?
Pasal 16: Siapa yang bisa mengetahui apalagi kalau anak-anak melakukannya secara diam-diam?
Pasal 17: Diatur atau tidak diatur, korban apapun harus ditolong oleh semua pihak.
Pasal 18: Bahayanya pemerintah daerah membuat aturan yang diskriminatif, seperti di Padang, Aceh atau Riau yang memaksa masyarakat mengikuti aturan salah satu agama.
Pasal 19 dan 20: Kedua pasal ini bisa membuat bentrokan antara pusat dan daerah mengenai siapa yang berwenang.
Pasal 21: Bukankah penegak hukum adalah pemerintah, jadi apa gunanya alat pemerintahan?
Pasal 22: Pasal ini dapat menjatuhkan siapa yang tidak disukai dengan mencari-cari alasan yang dibuat-buat.
Pasal 23: Setelah menjatuhkan malah dilindungi, enak sekali ya?
Pasal 24: Sepertinya Undang-Undang tentang Hukum Pidana diabaikan, karena sudah semua dimasukkan dalam RUU ini pada pasal 30 hingga 41.
Pasal 25: Pasal ini membuka kesempatan untuk mengambil hak milik orang lain dengan alasan ada mengandung pornografi.
Pasal 26: Selain dapat membocorkan rahasia pribadi juga dapat menimbulkan kesempatan korupsi.
Pasal 27: Ada kesempatan menyalin data rahasia dan menimbulkan korupsi jenis baru, yaitu jual beli rahasia.
Pasal 28: Pada ayat 2 kalau datanya dihapus bukankah buktinya hilang?
Pasal 29: Kalau adanya di internet, bagaimana memusnahkannya sesuai berita acara?
Pasal 30 sampai 41: Masalah hukuman seharusnya yang direvisi adalah KUH Pidana pada bab XIV tentang Kejahatan Terhadap Kesusilaan dari pasal 281 hingga pasal 298.
Pasal 42: Biasanya ada masa transisi untuk uji kelayakan undang-undang.

Semoga dapat menjadi pertimbangan, mudah-mudahan tidak ada yang tersinggung, kalau ada salah-salah kata mohon dimaafkan apalagi sekarang dekat suasana lebaran.  :)

 >>/
Segelas air di pagi hari.........................................

Offline rio13

  • Profesor pun pernah jadi
  • Siswa
  • ***
  • Posts: 381
  • Age: 41
  • Location: 7.06.41'19 S 108.30.11'98 T
  • Date Registered: June 05, 2008, 08:33:42 pm
  • Reputasi : 25
Re: Ruu Pornografi
« Reply #35 on: September 25, 2008, 02:39:08 pm »
Yang bikin undang-undang udah bersih dari pornografi belum...... jangan munafik ah....

Offline Cipluk

  • Siluman Ular Hijau
  • Forum Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 5306
  • Age: 2014
  • Location: Green Land RT 30 RW 58 Kutub Utara. Kode
  • Date Registered: May 05, 2008, 08:45:21 pm
  • Reputasi : 273
  • Jangan Telanjang Di Jalan Raya
Re: Ruu Pornografi
« Reply #36 on: September 25, 2008, 02:41:51 pm »
Koyok toh...... YZ
 hmmm sapa lagi yach...?
AKU CINTA INDONESIA

Offline dieto33

  • Just a Forsat addict, not a real
  • Forum Moderator
  • Master
  • *****
  • Posts: 4996
  • Age: 39
  • Location: Bojonegoro, Jatim, Indonesia
  • Date Registered: January 05, 2008, 07:30:19 pm
  • Reputasi : 225
  • dieto33droid penggemar "kates" tulen
    • My Office
    • Email
Re: Ruu Pornografi
« Reply #37 on: September 25, 2008, 02:45:52 pm »
ME....???
>>Venus Millenium II, Openbox S9, [email protected] Ferrari (alm), Matrix Turbo III<<
dieto33droid is

Offline Ibani_neo

  • fanatisme fta
  • Forum Moderator
  • Guru
  • *****
  • Posts: 3443
  • Age: 4
  • Location: Latitude: -2.4191 Longitude: 115.2473/Amsterdam city~ ASj
  • Date Registered: May 29, 2008, 11:26:25 am
  • Reputasi : 90
  • the legend of sa'ilanmaulah
    • Www.Ibnet.Forumsmotion.Com
Re: Ruu Pornografi
« Reply #38 on: September 25, 2008, 02:51:55 pm »
terus terang bersama lampu...saya masih senang ngintip cewk mandi  (l)
5F206429

Offline arie

  • Up Level
  • Guru
  • ********
  • Posts: 2344
  • Date Registered: November 27, 2007, 01:21:46 am
  • Reputasi : 109
Re: Ruu Pornografi
« Reply #39 on: September 25, 2008, 02:59:29 pm »
emangnya yang buat RUU siapa? DPR ya? emangnya orang DPR udah pada tobat?
bicara soal moral, soal akhlak, apakah orang DPR semua udah pada baik akhlaknya? sungguh jauh api dari panggangan..

yang jelas, itu semua bagian dari 'proyek' mereka...

amin nasution? max moein? yahya zaini? halaaaah....masih banyak yang laen orang DPR yang kiblat pada pornoisme...

buat undang undang kok yang aneh2...bukannya ngurusin pengangguran, kemiskinan, pendidikan....

setiap ada pembahasan yang baru, itu memerlukan dana, duit darimana kalo bukan duit rakyat?